Posyandu, Strageti Pengentasan Stunting di Entikong
- 16 Jan 2025 20:30 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Persoalan stunting di perbatasan Kabupaten Sanggau mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, salah satunya Puskesmas Entikong. Melalui berbagai inisiatif dan program terintegrasi, Puskesmas berupaya mengurangi angka stunting di kecamatan perbatasan.
"Kami bekerja keras untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak dan ibu hamil, dua kelompok yang rentan terhadap masalah gizi. Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara terpisah, perlu adanya kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah desa, dan masyarakat," ujar Gatot dalam dialog RRI Entikong, Kamis (16/1/2025).
Salah satu program utama yang digagas oleh Puskesmas Entikong adalah memperluas jangkauan posyandu di desa-desa terpencil. Program ini tidak hanya meliputi pemeriksaan kesehatan dan pemantauan gizi rutin, tetapi juga pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak-anak yang berisiko stunting.
"Kami memberikan edukasi langsung kepada ibu-ibu tentang pentingnya pemberian makanan bergizi, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala," kata Gatot.
Selain itu, Puskesmas Entikong juga bekerja sama dengan pemerintah desa mengadakan penyuluhan tentang pola makan sehat dan mencegah kekurangan gizi sejak usia dini. Gatot menambahkan, pihaknya juga melibatkan kader kesehatan lokal untuk memastikan pesan-pesan mengenai gizi dan kesehatan sampai ke masyarakat dengan lebih efektif.
"Kader kesehatan adalah mitra kami yang sangat berharga. Mereka langsung terjun ke lapangan dan membantu mengedukasi keluarga tentang pentingnya pola makan sehat serta pemantauan status gizi anak-anak," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....