PSSI Sanggau Dorong Optimalisasi Pembinaan Sepak Bola Wanita
- 22 Jun 2026 00:00 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Askab PSSI Kabupaten Sanggau menilai pembinaan sepak bola wanita di daerah mulai menunjukkan perkembangan, namun masih belum optimal. Sekretaris Umum Askab PSSI Sanggau, Ade Syafari mendorong agar pembinaan dilakukan lebih terstruktur hingga tingkat klub dan kecamatan.
“Ya baik, kita bersyukur bahwa pembinaan olahraga sepak bola wanita di Kabupaten Sanggau sudah mulai berkembang, namun belum maksimal,” kata Ade Syafari di GOR Pancasila Sanggau pada Minggu, 21 Juni 2026.
Ia menerangkan, penguatan pembinaan dapat dilakukan dengan pembentukan klub yang memiliki pelatih serta program latihan yang jelas. Menurutnya, hal tersebut penting untuk meningkatkan kualitas permainan dan perkembangan atlet secara menyeluruh.
“Jadi kita masih berusaha semoga di semua tempat atau klub-klub, bahkan di kecamatan-kecamatan itu mau membina sepak bola wanita ini. Biar optimal, yang pertama mungkin mereka harus punya klub ya, sehingga ada pelatih yang membimbing mereka untuk bermain lebih baik,” ungkapnya.
Ade menambahkan, peningkatan kualitas pemain tidak hanya pada aspek teknis. Disebutkan juga aspek visi permainan serta kondisi fisik perlu terus diasah melalui pembinaan berkelanjutan.
“Punya visi dan misi dalam permainan, fisiknya juga bisa ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Selain itu, Ade menyoroti secara khusus pengelolaan Sanggau Soccer School (S3) agar lebih profesional dan tertata. Ia menilai, perbaikan manajemen serta optimalisasi aset yang dimiliki S3 penting untuk mendukung kemajuan pembinaan sepak bola di daerah.
“Untuk S3 sendiri kami minta diperbaiki manajemennya yang baik, dan juga dikelola dengan baik aset-aset yang sudah ada,” katanya.
Ia juga menilai kemampuan pemain sudah memiliki dasar visi permainan, namun masih perlu peningkatan terutama pada aspek fisik. Menurutnya, pembinaan lanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pemain ke depannya.
“Visi mereka sudah ada, namun belum maksimal, dan juga fisik mereka masih agak kurang,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....