Warga Sanggau Sulit Dapatkan LPG Subsidi
- 15 Jul 2026 15:13 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Salah seorang warga Kabupaten Sanggau, Farida mengaku, kesulitan memperoleh gas LPG tiga kilogram untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, keterbatasan pasokan membuat masyarakat harus mengantre lebih lama, bahkan membeli gas dengan harga yang lebih tinggi di tingkat pengecer.
"Gas sekarang susah sekali didapat. Di pangkalan pembelian juga dibatasi hanya satu sampai dua tabung dan harus membawa KTP serta KK, sedangkan kalau beli di warung harganya sudah sekitar Rp35.000 per tabung," ujar Farida, Rabu 15 Juli 2026.
Ia mengatakan, harga LPG tiga kilogram di pangkalan sebenarnya masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, terbatasnya stok membuat masyarakat sering kali tidak kebagian sehingga terpaksa membeli di warung dengan harga yang lebih mahal.
"Kalau di pangkalan harganya sekitar Rp22 ribu per tabung. Tetapi karena sering kehabisan, kami akhirnya membeli di warung dengan harga yang jauh lebih mahal," katanya.
Selain harga yang lebih tinggi di tingkat pengecer, Farida juga menilai distribusi LPG bersubsidi di wilayahnya masih belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan gas tidak tersedia secara rutin dan menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Menurut saya distribusinya masih kurang lancar. Kadang seminggu bahkan sampai dua minggu tidak ada pasokan gas, antreannya juga sangat panjang dan kalau datang terlambat sering kali sudah kehabisan," ungkapnya.
Farida berharap, distribusi LPG tiga kilogram dapat lebih lancar dan merata sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh gas bersubsidi. Ia menambahkan, pasokan yang stabil dapat mencegah lonjakan harga di tingkat pengecer dan memudahkan warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....