Penjualan Daging Babi di Sanggau Turun usai Gawai Dayak

  • 11 Jul 2026 20:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pedagang daging babi di Pasar Sentral Sanggau mengaku, penjualan masih mengalami penurunan selama hingga setelah musim Gawai. Salah seorang pedagang daging babi, Jais mengatakan, penjualan hingga kini masih sepi dan belum kembali normal.

"Dari musim Gawai kemarin memang kami penjual merasa sepi, jauh lebih sepi dibandingkan sebelum Gawai. Bahkan setelah Gawai berakhir, kondisi penjualan belum menunjukkan peningkatan dan pembeli masih tergolong sedikit,” ungkap Jais, Sabtu 11 Juli 2026.

Saat ini, sambungnya, harga daging babi berkisar antara Rp165.000 hingga Rp170.000 per kilogram. Sementara itu, harga kaki dan tulang babi dijual Rp130.000 per kilogram, sedangkan lemak dan hati dijual dengan harga yang sama seperti daging.

"Stok yang saya bawa setiap hari tergantung pesanan, kalau pesanan banyak saya bawa lebih banyak, tetapi kalau tidak ada pesanan paling sekitar 20 kilogram lebih. Sampai hari ini pembeli masih sepi sehingga dagangan hampir setiap hari masih tersisa dan tidak habis terjual,” katanya.

Menurut Jais, lesunya daya beli masyarakat menjadi salah satu penyebab penjualan belum kembali normal. Ia berharap, jumlah pembeli segera meningkat sehingga penjualan dapat berangsur membaik.

"Kami berharap daya beli masyarakat kembali pulih supaya penjualan bisa berangsur membaik," tuturnya.

Ia mengaku, untuk sementara memilih menyesuaikan jumlah stok dengan permintaan pembeli guna mengurangi sisa dagangan. Ia berharap, dagangan yang dibawa setiap hari dapat habis terjual seiring meningkatnya jumlah pembeli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....