Pokdarwis Muara Kantu Siapkan Wisata Kebun Petik

  • 07 Jul 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Muara Kantu, Kabupaten Sanggau, akan mengembangkan konsep wisata kebun petik sendiri sebagai upaya menambah daya tarik kawasan wisata sekaligus mendorong pemanfaatan hasil kebun produktif. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbelanja hasil panen secara langsung dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

"Alhamdulillah, ke depan kami merencanakan konsep petik sendiri, timbang, lalu bayar. Jadi pengunjung bisa langsung memanen hasil kebun sesuai kebutuhan sebelum melakukan pembayaran," kata Ketua Pokdarwis Muara Kantu, Yunita Muslimah, Senin 6 Juli 2026.

Selain menawarkan pengalaman memanen hasil kebun, konsep tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Yunita menyebut, pengunjung nantinya diimbau membawa tas belanja masing-masing sebagai bagian dari penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

"Kami juga mengusung konsep seperti surat edaran pemerintah terkait pengurangan sampah plastik. Jadi pembeli nanti membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja di kebun," ujarnya.

Selain itu, kata dia Pokdarwis Muara Kantu juga berencana memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata. Salah satunya dengan memberdayakan daun pisang sebagai alternatif kemasan alami untuk membungkus hasil panen para pengunjung.

"Selain membawa tas belanja sendiri, kami juga akan memanfaatkan daun pisang sebagai kemasan hasil panen. Konsep ini kami siapkan agar wisata kebun tidak hanya memberikan pengalaman berbelanja, tetapi juga menjadi edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan," tuturnya.

Melalui konsep tersebut, Yunita berharap, wisata kebun tidak hanya menjadi destinasi rekreasi baru di Kabupaten Sanggau, tetapi juga mendorong penerapan pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan. Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi wisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....