Aktivitas Perdagangan di Entikong Kalah Megah dengan PLBN
- 06 Jul 2026 20:52 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Tokoh perempuan perbatasan, Endang Rosmiati mengusulkan, adanya pembentukan Zona Bebas Ekonomi Tahap II guna menghidupkan perdagangan lintas batas. Menurutnya, pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan sudah berkembang, namun belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, menurutnya, telah memiliki fasilitas memadai untuk menunjang aktivitas perdagangan masyarakat perbatasan. Namun, Endang menambahkan, berbagai aturan lintas negara masih membatasi kunjungan pembeli dari negara tetangga, sehingga aktivitas pasar belum kembali berkembang.
"Kalau konsep ini sudah dibangun, menurut saya baru berjalan sekitar lima puluh persen karena baru fasilitas infrastrukturnya tersedia. Yang belum dibangun pemerintah adalah zona bebasnya sehingga pengunjung asing masih merasa kurang nyaman memasuki kawasan pasar kita," kata Endang dalam Obrolan Pengarusutamaan Gender di RRI Sanggau, Senin 6 Juli 2026.
Endang menjelaskan, konsep tersebut memberikan kemudahan bagi turis mancanegara berbelanja dalam kawasan ekonomi dengan pengawasan yang tetap berlaku. Ia menilai, skema tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisata belanja sekaligus memperluas pemasaran berbagai produk unggulan pelaku UMKM Indonesia.
"Konsep ini nantinya membuka peluang ekonomi tinggi bagi masyarakat karena produk Indonesia dapat dipasarkan kepada lebih banyak pengunjung. Masyarakat asing cukup memasuki kawasan ekonomi terbatas untuk berbelanja kemudian kembali ke negaranya dengan lebih mudah," ujarnya.
Ia mengatakan, konsep tersebut pernah berhasil diterapkan ketika pasar perbatasan masih ramai dikunjungi wisatawan luar negeri. Kondisi tersebut memberikan dampak ekonomi positif bagi pedagang, pelaku usaha, hingga masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari perdagangan.
"Dulu pasar perbatasan sangat ramai karena masyarakat Malaysia banyak berbelanja di sini dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Kalau akses seperti dulu dapat dibuka kembali, saya yakin perekonomian masyarakat perbatasan akan kembali bangkit," tuturnya.
Endang berharap, pemerintah pusat mempertimbangkan usulan tersebut melalui sinergi berbagai kementerian terkait guna memperkuat aktivitas perdagangan kawasan perbatasan. Ia meyakini kebijakan yang mendukung perdagangan lintas batas akan menjadikan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....