Keaktifan Posyandu Sanggau Lampaui Target hingga Mei 2026

  • 30 Jun 2026 20:34 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau memastikan pelaksanaan Posyandu di berbagai wilayah masih berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Stepanus Jonedi mengatakan, keaktifan Posyandu dinilai tetap terjaga berkat dukungan sumber daya manusia kesehatan serta keterlibatan kader yang terus melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengaktifkan terlebih dahulu seluruh tingkatan Posyandu. Keaktifan yang dicapai bahkan berada di atas target karena SDM kesehatan juga ikut terlibat dalam penjadwalan dan pelaksanaan kegiatan Posyandu di lapangan,” kata Jonedi pada Selasa, 30 Juni 2026.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, pada tahun 2025 tingkat keaktifan Posyandu mencapai 91,64 persen dari total 671 Posyandu yang ada. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar Posyandu masih beroperasi secara rutin dan mampu memberikan layanan dasar kesehatan kepada masyarakat.

“Yang perlu terus didalami adalah tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan Posyandu. Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pendekatan yang dilakukan juga harus menyesuaikan kondisi masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut Stepanus, tantangan yang dihadapi di lapangan tidak selalu sama. Di sejumlah wilayah, masyarakat dapat hadir sesuai jadwal yang ditetapkan, sementara di daerah lain terdapat kondisi khusus seperti orang tua yang bekerja sehingga anak dititipkan kepada anggota keluarga lain dan berpotensi tidak mengikuti kegiatan Posyandu secara rutin.

“Untuk tahun 2026 hingga Mei, tingkat keaktifan Posyandu mencapai 82 persen dan masih berada di atas target. Artinya, secara pelaksanaan Posyandu tetap berjalan sesuai rel dan jadwalnya jadi tinggal bagaimana kita memperkuat integrasi serta mengingatkan masyarakat yang belum datang agar memanfaatkan layanan yang tersedia,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan yang diberikan di Posyandu dinilai lebih optimal dibandingkan kunjungan rumah karena didukung fasilitas dan peralatan yang lebih lengkap. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan Posyandu secara maksimal agar pemantauan kesehatan ibu, bayi, balita, dan kelompok sasaran lainnya dapat dilakukan dengan lebih efektif dan terukur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....