Kasus DBD dan Chikungunya di Sanggau Mulai Menurun

  • 27 Jun 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori mengatakan, kasus demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya di Kabupaten Sanggau saat ini menunjukkan tren penurunan. Hingga kini, pihaknya juga belum menerima laporan terbaru terkait adanya tambahan kasus DBD dari Puskesmas.

“Kasus DBD dan chikungunya sempat mengalami kenaikan, tetapi sekarang kondisinya sudah mulai menurun,” ujar Najori pada Jumat, 26 Juni 2026.

Meski demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kedua penyakit tersebut. Upaya pencegahan dinilai penting agar kasus tidak kembali meningkat, terutama saat kondisi lingkungan mendukung berkembangnya nyamuk.

“Sampai saat ini belum ada informasi terbaru mengenai tambahan kasus DBD baru yang dilaporkan oleh Puskesmas,” katanya.

Najori menjelaskan, penyakit chikungunya lebih rentan menyerang kelompok lanjut usia, anak-anak, serta masyarakat yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes melitus dan rematik. Sementara itu, demam berdarah dapat menyerang seluruh kelompok usia tanpa memandang umur.

“Untuk chikungunya, yang lebih rentan biasanya lansia, anak-anak, dan mereka yang memiliki penyakit bawaan. Sedangkan DBD bisa menyerang semua usia,” tuturnya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk terus menerapkan gerakan 3M Plus dengan menutup tempat penampungan air, mengubur atau memusnahkan barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menggunakan losion antinyamuk. Selain itu, warga juga disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air sesuai petunjuk dari Puskesmas guna mencegah berkembangnya jentik nyamuk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....