Anggaran Penanganan Jalan di Sanggau Turun Terus

  • 26 Jun 2026 11:46 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pemangkasan dana transfer daerah dari pemerintah pusat berimbas pada penanganan ruas jalan di Kabupaten Sanggau. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau, Aris Sudarsono menyampaikan, semakin menurunya anggaran penanganan jalan dalam beberapa tahun terakhir memeengaruhi optimasi penanganan jalan.

"Dari tahun ke tahun, penurunan tersebut turun cukup signifikan. Anggaran kita tiap tahun trennya menurun. Karena tentunya dana transfer daerah. Artinya dana untuk penanganan jalan juga berkurang," ungkap Aris, Jumat 26 Juni 2026.

"Contoh sederhana saja, tahun 2024 dana untuk jalan Rp60 miliar, di tahun 2025 untuk penanganan jalan kita bisa tembus Rp40 miliar, tahun 2026 sekitar Rp20 miliar. Jadi, anggaran kita itu makin lama makin berkurang,” sambungnya.

Untuk tahun 2027 mendatang, lanjut Aris, pihaknya baru menghimpun usulan-usulan baik dari masyarakat, Musrembang, maupun reses DPRD. Usulan-usulan tersebut direkap dan disampaikan melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Dia menyampaikan, setelah ada pagu dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), maka Dinas PUPR akan menyesuaikan. Tahun depan, menurut Aris, pihaknya mengusulkan Rp245 miliar.

“RKPD yang telah kita usulkan total Rp245 miliar. Tapi biasanya turun. Seperti tahun ini saja, anggaran total di Dinas PUPR hanya Rp70 miliar. Itu dari empat bidang, satu sekretariat. Makanya anggaran penanganan jalan di angka Rp20 miliar saja,” jelasnya.

Aris mengatakan, penurunan tersebut sudah menjadi tren seluruh kabupate/kota se-Indonesia. Dengan keterbatasan anggaran tersebut, langkah yang diambil Dinas PUPR adalah dengan mengusulkan ke pemerintah pusat, melalui Inpres Jalan Derah atau melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Yang jelas kita usulkan penanganan jalan yang ada itu melalui Inpres atau DAK," tutupnya. (Abang Indra).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....