Belajar dari Semut, Si Kecil yang Bisa Lawan Malas
- 20 Jun 2026 13:14 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Salahsatu penghambat yang dapat menunda seseorang untuk mencapai tujuan hidup dan menjalankan berbagai tanggung jawab adalah kemalasan. Manusia yang punya sifat tersebut, hendaknya dapat belajar dari makhluk kecil yang punya etos kerja tinggi seperti semut.
Hal itu disampaikan Dosen Sekolah Tinggi Teologi (STT) Grace International Sanggau, Kristian Moses dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong-Sanggau, Sabtu 20 Juni 2026. Dikatakan, seseorang diajarkan untuk memahami tentang makna ketekunan dalam melakukan berbagai aktifitas.
"Berbicara tentang rasa malas, dalam Alkitab itu ada hewan semut yang dijadikan sebagai guru bagi manusia yang memiliki sifat tersebut," kata Kristian Moses.
Ia mengatakan, Tuhan memilih semut sebagai guru untuk orang malas, karena hewan kecil tersebut punya sistem kerja yang teratur dan ulet. Kedua sifat tersebut, menurutnya, penting untuk dapat menjadi pedoman manusia dalam menjalankan berbagai pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Semut binatang yang sangat kecil, tapi dijadikan Tuhan sebagai guru bagi orang malas karena hewan ini bekerja dengan tekun tanpa harus diawasi. Hal ini sederhana, tapi sangat penting bagi setiap manusia, mengingat sebagian besar orang bekerja harus selalu diawasi," ujarnya.
Moses menyampaikan, banyak orang malas bukan karena rendahnya kemampuan keterampilan yang dimiliki. Ia menilai, akar permasalahan utama dari kondisi ini berhubungan langsung dengan keinginan untuk menjalani pekerjaan dengan rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab.
"Kemalasan bukan bicara tentang kurangnya kemampuan kita untuk bekerja atau melakukan sesuatu. Tetapi, kemalasan adalah masalah hati kita dalam melakukan berbagai aktifitas yang dijalani," ucap Moses.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....