BPBD Sanggau Sebut Kelalaian Manusia Jadi Pemicu Utama Karhutla
- 11 Jun 2026 20:30 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kelalaian manusia masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sanggau. Kepala Seksi Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, maupun meninggalkan api unggun tanpa pengawasan.
“Ada beberapa kejadian kebakaran lahan yang dipicu oleh kelalaian manusia. Salah satunya yang terjadi di kawasan Ring Road, tepatnya di daerah Sabang Merah,” kata Hendro saat Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kantor Camat Kapuas, Kamis 11 Juni 2026.
Menurut Hendro, memasuki musim kemarau masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Cuaca panas dan rendahnya curah hujan dapat membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran,” ungkapnya.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan maupun lokasi wisata alam juga diminta memastikan api unggun telah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat mencegah munculnya titik api baru saat musim kemarau.
“Bagi masyarakat yang berlibur atau beraktivitas di luar ruangan, jangan meninggalkan api unggun dalam kondisi menyala. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” ucapnya.
Hendro mengatakan, berdasarkan prediksi cuaca, Kabupaten Sanggau berpotensi menghadapi musim kemarau mulai Juli hingga Oktober 2026. Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dan September dengan intensitas curah hujan yang rendah.
“Pada periode tersebut potensi kebakaran hutan dan lahan akan meningkat sehingga kewaspadaan seluruh masyarakat sangat diperlukan,” katanya.
Ia menambahkan, upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Hendro berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, dampak karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas pendidikan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....