PMI Sanggau Naikkan Biaya Pengolahan Darah, Sesuaikan Teknologi Medis Mutakhir

  • 11 Jun 2026 14:22 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Masyarakat yang membutuhkan layanan darah di Kabupaten Sanggau kini harus menyesuaikan dengan kebijakan baru yang mulai berlaku sejak awal Juni 2026, PMI Kabupaten Sanggau resmi menaikkan biaya pengganti pengolahan darah sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan. Penyesuaian biaya tersebut dilakukan seiring penerapan teknologi medis yang lebih mutakhir dalam proses pengolahan dan penyimpanan darah.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Sanggau, dr. Yuliana Yuli Exlasia, mengatakan kenaikan biaya pengganti pengolahan darah mulai diberlakukan pada 1 Juni 2026. Tarif yang sebelumnya sebesar Rp360 ribu kini menjadi Rp490 ribu per kantong darah.

“Per 1 Juni 2026 biaya pengganti pengolahan darah di PMI Sanggau naik dari Rp360 ribu menjadi Rp490 ribu karena adanya penyesuaian penggunaan teknologi medis mutakhir untuk meningkatkan kualitas dan keamanan darah,” kata dr. Yuliana Yuli Exlasia dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 11 Juni 2026.

Menurutnya, perubahan biaya tersebut bukan semata-mata kenaikan tarif layanan. Kebijakan itu merupakan konsekuensi dari penggunaan teknologi dan perangkat medis yang lebih modern dalam mendukung pelayanan transfusi darah.

Sebelum kebijakan tersebut diterapkan, kata Yuli, PMI Kabupaten Sanggau telah melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Sanggau. Sosialisasi dilakukan agar fasilitas kesehatan memahami perubahan yang diberlakukan.

Dijelaskan, Informasi mengenai penyesuaian biaya juga disampaikan kepada tenaga kesehatan yang berhubungan langsung dengan pelayanan pasien. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh penjelasan yang utuh saat membutuhkan layanan darah.

Tambahnya, PMI Sanggau memastikan bahwa peningkatan biaya tidak akan mengurangi komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketersediaan darah yang aman dan berkualitas tetap menjadi prioritas utama lembaga tersebut.

Yuli menegaskan, melalui penerapan teknologi medis yang lebih canggih, PMI Sanggau berharap mampu meningkatkan efektivitas pelayanan serta memenuhi kebutuhan darah masyarakat sesuai standar kesehatan yang berlaku. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Sanggau.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....