Sensus Ekonomi Dorong Pembangunan Sanggau Berbasis Data Akurat
- 09 Jun 2026 15:25 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Upaya membangun perekonomian Kabupaten Sanggau terus diperkuat melalui pelaksanaan sensus ekonomi yang bertujuan menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan. Data yang valid dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun industri kecil dan menengah (IKM) secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Shopiar Juliansyah, menyampaikan bahwa berdasarkan data per Desember 2025, jumlah UMKM di Kabupaten Sanggau mencapai 10.914 unit usaha. Sementara itu, total pelaku IKM yang menjadi bagian dari UMKM tercatat sebanyak 1.912 unit dengan perkembangan yang menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.
“Data yang akurat melalui sensus ekonomi sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran dan sesuai dengan karakteristik pelaku usaha di Kabupaten Sanggau,” ungkap Shopiar Juliansyah dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 9 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 sektor IKM mengalami pertumbuhan sebesar 6,94 persen dibandingkan tahun 2024. Jumlah IKM bertambah sebanyak 124 unit usaha yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor produktif.
Disampaikannya, berdasarkan data yang dimiliki Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, industri kecil formal tercatat sebanyak 1.361 unit dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 3.063 orang. Sementara industri kecil nonformal berjumlah 459 unit dengan tenaga kerja sebanyak 938 orang. Adapun industri menengah tercatat sebanyak 92 unit dengan jumlah tenaga kerja mencapai 2.377 orang.
“Sektor industri di Kabupaten Sanggau terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja serta peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Shopiar menyebut bahwa sektor utama industri di Kabupaten Sanggau masih didominasi oleh industri makanan, pakaian, furnitur, dan pengolahan kayu. Keempat sektor tersebut menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi daerah dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan.
Menurutnya, salah satu manfaat penting sensus ekonomi adalah menyediakan data yang lebih lengkap dan akurat mengenai kondisi usaha yang ada di lapangan. Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menjalankan fungsi regulasi dan fasilitasi guna menciptakan iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
“Melalui sensus ekonomi, pemerintah dapat menyusun strategi pertumbuhan ekonomi yang lebih tepat sesuai kebutuhan dan karakteristik pelaku usaha di Kabupaten Sanggau,” katanya.
Shopiar berharap seluruh pelaku usaha dapat mendukung pelaksanaan sensus ekonomi karena hasil pendataan tersebut akan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, berbagai program pengembangan UMKM dan IKM di Kabupaten Sanggau dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....