Kendalikan Inflasi, Gerakan Pangan Murah Digelar di Sanggau

  • 04 Jun 2026 16:26 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kenaikan harga bahan pangan menggerakkan Pemkab Sanggau untuk mengendalikan inflasi di kabupaten itu. Salahsatu upaya mengendalikan inflasi yakni dengan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Seroja, Sanggau, Kamis 4 Juni 2026.

Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengungkapkan, GPM ini melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sanggau bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ikut pula dalam kegiatan ini, Badan Urusan Logistik (Bulog) wilayah kerja Sanggau.

"Hari ini, kami dari Pemerintah Daerah secara terintegrasi bersama Bulog Sanggau dan Disbunnak Kalbar menggelar gerakan pangan murah untuk masyarakat Sanggau," kata Bupati Yohanes Ontot didampingi Wakil Bupati, Susana Herpena usai saat menghadiri gerakan pasar murah.

Yohanes Ontot mengatakan, gerakan pangan murah tidak serta merta mengatasi tingginya harga pangan. Namun menurutnya, gerakan pangan murah ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

"Harga telur misalnya, satu pack isi 10 butir di pasar harganya Rp20.000, tapi di pasar murah ini dijual Rp16.000, selisihnya lumayan besar, sekitar Rp4.000," ungkapnya.

Pada gerakan pangan murah ini, sambungnya, pemerintah menyiapkan sembako yang terdiri dari beras SPHP 5 kilogram dengan harga Rp59.000, beras Kita (premium) 10 kilogram Rp152.000. Kemudian, gula Vit 1 kilogram Rp18.000, minyak goreng 1 Liter Rp23.000 dan telur 1 pack seharga Rp16.000.

Ia mengingatkan, gerakan pangan murah ini dikhususkan bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah. Karena mereka, lanjut Bupati, adalah kelompok yang paling terdampak kenaikan harga bahan pangan.

"Bagi masyarakat yang kategori mampu, ya paham-paham sajalah. Berikan kesempatan untuk mereka yang memang sangat membutuhkan barang-barang tersebut," tutupnya. (Abang Indra).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....