Puskesmas Tanjung Sekayam Catat 17 Kasus DBD hingga Awal Juni

  • 04 Jun 2026 15:48 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sebaran kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau masih terkonsentrasi pada beberapa kelurahan. Kondisi tersebut mendorong petugas kesehatan memperkuat pengawasan pada wilayah dengan jumlah kasus tertinggi.

Kepala Puskesmas Tanjung Sekayam, dr. Yohana Rima Rian Ayuri, menjelaskan sebagian besar kasus ditemukan di kawasan padat penduduk. Kepadatan aktivitas masyarakat turut memengaruhi risiko penyebaran penyakit.

“Wilayah kerja kami mencatat 17 kasus DBD hingga awal Juni 2026. Sebagian besar kasus berasal dari Kelurahan Tanjung Kapuas dan Sungai Sengkuang,” ujar Yohana dalam Program Sanggau Menyapa Pro 1 RRI Sanggau, Kamis 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan Kelurahan Tanjung Kapuas mencatat sepuluh kasus selama periode pemantauan tahun ini. Sementara Sungai Sengkuang melaporkan enam kasus dan Kelurahan Bunut mencatat satu kasus.

“Untuk sementara desa-desa dalam wilayah pemantauan kami belum melaporkan adanya kasus DBD. Kondisi tersebut berbeda dengan kawasan perkotaan yang memiliki kepadatan penduduk lebih tinggi,” katanya.

Menurut Yohana, pemantauan lapangan dilakukan pihaknya berdasarkan persebaran kasus yang ditemukan petugas kesehatan. Hasil pengawasan menjadi dasar pelaksanaan langkah pencegahan di wilayah prioritas.

“Karena itu Tanjung Kapuas dan Sungai Sengkuang menjadi fokus pengawasan petugas kesehatan saat ini. Pemantauan dilakukan berdasarkan persebaran kasus dan hasil penyelidikan epidemiologi,” ungkapnya.

Yohana berharap masyarakat lebih aktif memeriksa lingkungan rumah dan menghilangkan potensi sarang nyamuk. Langkah sederhana tersebut dinilai efektif membantu menekan penyebaran penyakit demam berdarah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....