Disbunnak Sanggau dan BULOG Salurkan SPHP Jagung Perdana
- 25 Mei 2026 21:10 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - TPID Kabupaten Sanggau bersama Dinas Perkebunan, Peternakan Kabupaten Sanggau serta Bulog Sanggau mulai melakukan penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk peternak ayam petelur di Kabupaten Sanggau, Senin 25 Mei 2026. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunnak Sanggau, Ambius Anton mengatakan, penyaluran perdana dilakukan dari gudang Bulog Sanggau sebagai upaya membantu peternak memperoleh bahan pakan dengan harga lebih terjangkau.
“Kami sudah memfasilitasi penyaluran perdana SPHP jagung untuk peternak ayam petelur di Kabupaten Sanggau, dan hari ini pengangkutan dilakukan menggunakan tiga truk terlebih dahulu. Untuk tahap pertama ini peternak sudah melakukan pembayaran sebanyak 98 ton dari total kuota 162 ton yang disetujui Bapanas,” ucap Anton saat diwawancarai di kantor Disbunnak Sanggau.
Anton menjelaskan, penyaluran jagung SPHP hari pertama difokuskan kepada peternak ayam petelur milik Pak Mayam di Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir. Jagung pakan tersebut dijual dengan harga Rp5.500 per kilogram dan pembelian dilakukan langsung oleh peternak kepada Bulog Sanggau.
“Respon peternak sangat baik karena dari sisi harga lebih murah dibanding harga pasar, kemudian kualitas jagung juga mendukung. Kalau dilihat dari kadar airnya berada di kisaran 12 sampai 14 persen sehingga cukup baik untuk kebutuhan pakan ternak ayam petelur,” jelasnya.
Ia memaparkan, pada tahap awal, jagung SPHP yang sudah dibayarkan peternak mencapai 98 ton dengan pengangkutan dilakukan bertahap menggunakan tiga truk. Jumlah tersebut merupakan bagian dari kuota 162 ton yang telah disetujui Badan Pangan Nasional untuk Kabupaten Sanggau.
“Kami dari Disbunnak hanya memberikan rekomendasi kepada peternak yang membutuhkan jagung pakan. Untuk transaksi dan pembelian dilakukan langsung oleh peternak bersama Bulog sehingga pemerintah daerah hanya bertugas memfasilitasi penyaluran,” ungkapnya.
Ia menyebut, selain kuota yang telah disetujui sebanyak 162 ton, Pemerintah Kabupaten Sanggau sebelumnya juga mengusulkan tambahan alokasi SPHP jagung hingga 450 ton kepada Pemerintah Pusat. Ia berharap, program kolaborasi antara Disbunnak dan Bulog ini mampu menekan biaya pakan ternak sekaligus menjaga produktivitas peternak ayam petelur di Kabupaten Sanggau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....