Banjir Rendam Permukiman dan Jalan Nasional di Melengang

  • 08 Mei 2026 12:10 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekayam memicu meluapnya sejumlah anak sungai di Desa Melenggang, Kabupaten Sanggau. Akibatnya, banjir pasang merendam permukiman warga hingga akses jalan nasional paralel perbatasan.

Kepala Dusun Sungai Daun, Desa Melenggang, Stepanus Redi mengatakan, sedikitnya enam rumah warga mulai terendam banjir sejak pagi hari. Luapan air terjadi setelah debit sungai meningkat drastis akibat hujan yang turun tanpa henti di kawasan tersebut.

“Air mulai naik dari pagi, jam enam sudah masuk rumah, itu luapan air dari anak sungai sini, cepat sekali naiknya,” kata Stepanus di Desa Melenggang, Jumat 8 Mei 2026.

Ia menyampaikan, ketinggian air mencapai sekitar 2,5 meter dari permukaan sungai normal. Debit air yang terus meningkat menyebabkan halaman rumah hingga bagian dalam bangunan mulai tergenang.

“Air juga sudah sampai jalan raya, ada setinggi lutut orang dewasa, kendaraan masih bisa lewat, cuma motor perlu hati-hati karena airnya cukup dalam,” ungkapnya.

Menurutnya, banjir juga merendam badan jalan nasional paralel perbatasan pada ruas Melenggang–Balai Karangan. Genangan air di jalur tersebut mulai mengganggu mobilitas masyarakat dan kendaraan yang melintas.

Kondisi air yang merendam jalan nasional di wilayah Melenggang, Jumat 8 Mei 2026. (Foto:RRI/Rangga)

Sejak pagi, warga setempat mulai mengevakuasi barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman dan tinggi. Peralatan elektronik, dokumen penting hingga kebutuhan pokok dipindahkan guna mengantisipasi air semakin naik.

Meski demikian, sebagian warga yang rumahnya terdampak masih memilih bertahan di kediaman masing-masing sambil memantau perkembangan debit air. Warga berharap cuaca segera membaik agar banjir cepat surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....