Data Tidak Akurat Jadi Tantangan Percepatan ODF di Sanggau
- 07 Mei 2026 20:29 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Validasi data warga masih menjadi tantangan dalam pencapaian status Open Defecation Free atau ODF di wilayah kerja Puskesmas Sanggau. Kepala Puskesmas Sanggau, dr. Yuliana Yuli Exlasia mengatakan, data by name by address menjadi dasar penting untuk mempercepat intervensi di lapangan.
“Permasalahan di lapangan selama ini sebenarnya ada pada proses verifikasi data, karena data masyarakat harus akurat, by name by address, termasuk data KK dan akses terhadap jamban sehat,” kata dr. Yuli di Aula Kantor Camat Kapuas, Kamis 7 Mei 2026.
Ia menyampaikan, data yang valid menjadi dasar penting dalam menentukan langkah penanganan serta penyaluran bantuan bagi masyarakat yang belum memiliki akses jamban sehat. Menurutnya, tanpa proses verifikasi yang baik, pencapaian status ODF akan sulit dilakukan.
“Kalau tidak punya data yang valid, tentu akan sulit menentukan siapa yang harus mendapatkan bantuan untuk akses jamban sehat,” ungkapnya.
Selain validasi data, dr. Yuli menyebut masih terdapat sejumlah keluarga yang belum memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dalam upaya mempercepat pencapaian status ODF di desa dan kelurahan.
“Makanya verifikasi dan pendataan ini sangat penting sebelum sampai pada tahapan pleno dan penetapan status ODF,” ucapnya.
Ia menambahkan, saat ini Desa Sungai Mawang telah berstatus ODF, sementara desa dan kelurahan lainnya masih menjalani proses persiapan dan verifikasi. Puskesmas Sanggau terus mendorong keterlibatan pemerintah desa, kader kesehatan, serta masyarakat guna memperkuat program sanitasi sehat di wilayah Kecamatan Kapuas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....