Disbunnak Sanggau Prioritaskan Vaksin Rabies ke Daerah Rawan
- 06 Mei 2026 21:16 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Sanggau, Ambius Anton menjelaskan,kondisi ketersediaan vaksin rabies di Kabupaten Sanggau. Ia menegaskan, jumlah vaksin tahun ini masih belum mencukupi jika dibandingkan dengan kebutuhan populasi hewan dan kasus gigitan.
“Terkait stok vaksin, kalau kita mengacu kepada populasi memang sangat kurang. Hanya kita mampu menyediakan sekitar 3.900 dosis untuk tahun ini,” ujar Ambius Anton pada Rabu, 6 Mei 2026.
Menurutnya, keterbatasan stok vaksin membuat pemerintah harus melakukan prioritas distribusi ke wilayah tertentu. Daerah dengan tingkat kasus gigitan tinggi menjadi fokus utama penyaluran vaksin rabies.
“Berdasarkan kasus gigitan, alokasi vaksin kita prioritaskan ke daerah dengan kasus tinggi. Seperti Jangkang, Tayan Hulu, dan Sekayam termasuk kawasan perbatasan,” ungkap Anton.
Anton menambahkan, wilayah perbatasan seperti Entikong menjadi perhatian khusus karena berperan sebagai pintu masuk daerah. Upaya ini dilakukan untuk menjaga pencegahan penyebaran rabies agar tidak berdampak lebih luas.
“Terutama di kawasan perbatasan seperti Entikong kita harus menjaga beranda kita. Supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, kasus gigitan hewan masih terus terjadi setiap hari di beberapa wilayah Sanggau. Menurutnya, gigitan hewan tidak mengenal usia dan dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali.
“Kasus gigitan ini setiap hari masih ada, seperti di Meliau kemarin. Gigitan hewan ini tidak memandang usia, baik anak-anak maupun orang dewasa,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....