Mewujudkan Kebebasan Pers di Wilayah Perbatasan Indonesia

  • 04 Mei 2026 19:12 WIB
  •  Entikong

RR.C0.ID, Entikong - Kebebasan pers memegang peranan penting dalam menyuarakan berbagai isu, baik di pusat kota maupun di daerah perbatasan. Tantangan dalam menyampaikan informasi di wilayah perbatasan sering kali berbeda dibandingkan dengan wilayah perkotaan, terutama terkait akses dan infrastruktur.

Reporter TVRI di Entikong Agus Alvian, menyampaikan penyajian informasi di daerah memiliki fokus yang unik. Ia menjelaskan bahwa liputan di daerah perbatasan lebih banyak mengangkat isu pembangunan, pertanian, dan kearifan lokal, dibandingkan isu politik dan gaya hidup yang mendominasi di perkotaan.

"Justru yang banyak diliput dan dibincangkan bukan masalah politik, tapi lebih banyak masalah pembangunan, pertanian, apa masalah kearifan lokal dan human interest," ungkap Agus dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Senin 4 Mei 2026.

Menurutnya, perbedaan fokus ini menunjukkan bahwa media di perbatasan memiliki peran ganda untuk mengangkat realitas sosial yang jarang terekspos. Tantangan geografis dan infrastruktur juga memberikan warna tersendiri dalam peliputan di wilayah terdepan.

Agus menyebut bahwa tantangan utama meliput di daerah adalah masalah jarak tempuh dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Hal ini berdampak pada kecepatan penyampaian informasi secara langsung atau real-time kepada masyarakat luas yang sangat membutuhkan informasi cepat.

"Akan agak sulit, agak terlambat sedikit karena letak lokasi liputan yang sulit dijangkau dengan waktu yang lebih dari dua jam, belum lagi cuaca, belum lagi kondisi jalan yang berlumpur," ungkapnya.

Dalam perbincangan ini Agus menegaskan bahwa dukungan infrastruktur dan teknologi sangat dibutuhkan agar kebebasan pers di daerah perbatasan dapat berjalan lebih optimal. Dengan demikian, suara dari perbatasan bisa tersampaikan secara lebih cepat dan akurat, inklusif, merata, transparan, terpercaya, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....