Warga Perbatasan Sanggau Gelar Aksi Minta Rekannya Dibebaskan

  • 04 Mei 2026 17:29 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Ratusan warga Entikong dan Sekayam menggelar aksi damai Mapolres Sanggau, Senin 4 Mei 2026 siang. Aksi damai warga ini untuk meminta kepolisian membebaskan dua rekan mereka yang diamankan saat operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) pekan lalu.

"Aksi ini kami lakukan untuk mendesak pihak kepolisian membebaskan saudara kami, Anto dan Alek yang ditahan seminggu yang lalu," kata Patrisius Nurmelo, Koordinator aksi di Mapolres Sanggau.

Ia menilai, penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian janggal karena tidak disertai pemberitahuan kepada warga dan tokoh adat setempat. Menurutnya, kerabatnya merupakan tulang punggung keluarga yang pada saat operasi kepolisian sedang mencari nafkah bagi anak dan istrinya.

"Kami menilai polisi melangkahi tugas-tugas pengurus kampung, dan tidak menghormati mereka. Kami minta saudara kami dibebaskan karena hasil bumi yang mereka dapatkan tidak seberapa dibandingkan dengan anak istri mereka (Anto dan Alek) yang menunggu hasil mereka seminggu itu," ujar Patrisius Nurmelo.

Sementara itu, ratusan warga yang menyampaikan aksi ini ditemui langsung Kapolres Sanggau, AKBP. Sudarsono. Kapolres mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dulu dengan Polda Kalbar terkait permintaan warga tersebut.

"Kami bersama Ketua DPRD dan Komisi III tadi juga sepakat, karena (operasi) ini penyelenggaranya Polda, jadi kami harus melaporkan (ke Polda)," ujarnya.

"Kami minta waktu tiga hari untuk mencari solusinya," sambung Kapolres. (Abang Indra).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....