May Day, Buruh Perkebunan Sawit Kalbar Tuntut Upah Layak

  • 01 Mei 2026 19:13 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 menjadi momentum bagi buruh untuk menyuarakan tuntutan kesejahteraan. Federasi Serikat Buruh Perkebunan Sawit Kalimantan Barat menegaskan pentingnya upah layak dan kepastian kerja bagi pekerja.

“Bertepatan dengan tanggal 1 Mei 2026 ini merupakan momen penting untuk menyuarakan aspirasi, refleksi, dan apresiasi terhadap perjuangan pekerja,” kata Ketua Federasi Serikat Buruh Perkebunan Sawit Kalimantan Barat, Yuplina Juliana Omatan saat dihubungi via WhatsApp, Jumat 1 Mei 2026.

Ia menyampaikan buruh menuntut upah yang sesuai dengan kebutuhan hidup layak serta keadilan sosial. Selain itu, buruh juga menolak sistem outsourcing dan kerja kontrak yang dinilai merugikan serta tidak memberikan kepastian kerja.

“Para pekerja menuntut adanya upah layak, penghapusan outsourcing, serta perlindungan kerja yang mencakup jaminan sosial, keselamatan, dan perlindungan hukum bagi seluruh buruh,” ucapnya.

Selain tuntutan, ia menyebut peringatan May Day juga menjadi ajang memperkuat solidaritas antar buruh. Hal ini dinilai penting untuk mendorong perjuangan hak secara kolektif serta menciptakan hubungan kerja yang harmonis.

“Solidaritas buruh harus terus diperkuat agar perjuangan hak-hak pekerja dapat dilakukan secara bersama-sama dan mendorong hubungan kerja yang saling menguntungkan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Momentum ini sekaligus menjadi ruang refleksi untuk meningkatkan produktivitas dan profesionalisme pekerja.

“Buruh kuat, bangsa maju, karena kesejahteraan buruh merupakan syarat mutlak keadilan sosial,” tegasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....