Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Entikong Naik
- 27 Apr 2026 21:44 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional terpantau mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Komoditas yang mengalami kenaikan meliputi cabai rawit, bawang merah, telur ayam, serta minyak goreng di sejumlah lapak pedagang.
Kenaikan harga tersebut mulai terjadi sejak awal pekan seiring terbatasnya pasokan dari distributor dan tingginya biaya transportasi. Kondisi ini membuat pembeli harus menyesuaikan belanja harian agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali di tengah kebutuhan meningkat.
Kasi Ekbang Kantor Kecamatan Entikong, Hamdiah Susanti mengatakan, kenaikan harga dipicu pasokan barang dari distributor yang berkurang dalam beberapa hari terakhir ini. Menurutnya, distribusi yang tersendat berdampak langsung terhadap harga jual sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional setempat.
“Kami selalu berkoordinasi terkait dengan laporan masyarakat dan monitoring kami di pasar bahwa ada beberapa komoditas yang naik harga barang seperti minyak goreng, gula dan cabai rawit," ujar Hamdiah, Senin 27 April 2026.
Dikatakan, pedagang mengaku harga cabai rawit menjadi komoditas yang paling cepat mengalami lonjakan dibanding kebutuhan pokok lainnya. Sementara Itu, sambungnya, bawang merah dan telur ayam, juga mengalami kenaikan mengikuti perubahan harga dari pemasok utama.
"Dan stok pangan juga kami selalu pantau dengan adanya kenaikan harga barang tersebut masalahnya kalau stoknya ada mungkin tidak jadi masalah, yang jadi masalah harga naik tp stok tidak ada, ini yang jadi masalah," ungkap Hamdiah.
Hamdiah Susanti menyebut, pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual karena modal belanja dari distributor ikut mengalami kenaikan. Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat pedagang dan pembeli sama-sama berupaya menekan pengeluaran agar tetap seimbang.
"Syukur kita punya pasar modern dan pasar tradisional, di pasar trasional stok minyak goreng dan gula walaupun terjadi kenaikan harga tapi stok ada dan cukup untuk masyarakat," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....