Empat Kategori Bencana Dominan Ancam Kabupaten Sanggau
- 22 Apr 2026 16:22 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Peringatan Hari Bumi di Kabupaten Sanggau menjadi momentum penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sanggau, Kristan Hendro, mengungkapkan bahwa empat kategori bencana terus mendominasi dalam satu dekade terakhir.
Menurut Hendro, dalam kurun 10 tahun, banjir, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, serta longsor menjadi bencana yang paling sering terjadi. Kondisi cuaca ekstrem turut memperburuk situasi dan memicu kerawanan di berbagai wilayah.
“Empat bencana ini selalu berulang dan butuh langkah bersama,” ungkap Hendro dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Rabu 22 April 2026.
Hendro menyampaikan, banjir menjadi ancaman paling tinggi dan hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Sanggau. Tingkatannya pun beragam, mulai dari banjir intensitas rendah, sedang, hingga tinggi.
“Banjir menjadi bencana dengan risiko terbesar dan terjadi hampir setiap tahun,” katanya.
Ia menegaskan bahwa data tersebut telah masuk dalam dokumen kajian risiko bencana BPBD. Dokumen ini menjadi dasar penentuan prioritas penanganan dan langkah mitigasi yang harus disiapkan sejak dini di setiap wilayah.
Berdasarkan pantauan dan prediksi cuaca dari BMKG, periode Mei hingga Agustus diperkirakan akan mengalami curah hujan rendah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran lahan.
Ia mengingatkan bahwa potensi kebakaran lahan biasanya meningkat tajam saat musim kering tiba. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran pada area terbuka maupun lahan pertanian demi menghindari dampak lebih luas.
Untuk itu Hendro mengajak masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan bencana melalui perubahan perilaku sederhana. Menurutnya, tindakan kecil seperti menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan penanaman pohon memiliki dampak besar jangka panjang.
Sejalan dengan momentum Hari Bumi ini, BPBD Sanggau menegaskan komitmen meningkatkan edukasi kebencanaan dan memperkuat kolaborasi. Diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi menghadapi potensi bencana agar masyarakat tetap aman dan lingkungan terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....