Sanggau Peringkat Lima Wilayah Rawan Narkoba di Kalbar

  • 20 Apr 2026 21:11 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Bari, mengungkapkan Kabupaten Sanggau masuk kategori wilayah rawan narkoba di Kalbar. Pernyataan itu disampaikan usai membuka dialog pencegahan dan pemberantasan narkotika di Hotel Harvey Sanggau pada Senin 20 April 2026.

“Untuk di Sanggau sendiri termasuk angka yang cukup tinggi, dan ada beberapa pintu masuk yang kita curigai karena wilayah ini berdekatan dengan perbatasan negara tetangga. Dengan kondisi geografis menjadi salah satu faktor utama tingginya potensi peredaran gelap narkotika,” ungkap Bari.

Berdasarkan Indonesia Drug Report 2022–2025, Kabupaten Sanggau menempati peringkat kelima daerah rawan narkoba di Kalbar. Posisi tersebut berada di bawah Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Bengkayang.

“Persoalan ini juga rutin dibahas dalam rapat Komite Intelijen Daerah, terutama untuk wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memetakan jalur distribusi narkoba,” kata Bari.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sanggau, Aswin Khatib, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menekan angka penyalahgunaan narkotika melalui berbagai program preventif. Upaya tersebut difokuskan pada peningkatan sosialisasi hingga ke tingkat desa serta pelibatan masyarakat secara aktif.

“Narkoba wajib kita perangi, jangan sampai masuk ke keluarga dan merusak generasi muda, sehingga sosialisasi harus terus digencarkan sampai ke pelosok desa. Kita akui bahwa peredaran narkoba kini sudah menyasar wilayah pedesaan,” tegas Aswin Khatib.

Aswin menilai bahwa pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Peran kepala keluarga dianggap krusial dalam mengawasi, mengedukasi, serta membentengi anggota keluarga dari ancaman narkotika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....