Alat Beratnya Terbakar, Petugas TPA Sanggau Kerja Bakti Manual
- 15 Apr 2026 19:22 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kebakaran satu-satunya alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sanggau berdampak langsung pada terganggunya operasional pengelolaan sampah. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Sumardi menyampaikan pihaknya mengantisipasi kondisi tersebut dengan mengerahkan puluhan personel untuk menjaga layanan tetap berjalan.
“Jadi kalau terkait dengan kejadian terbakar alat kita kemarin, memang sangat mengganggu sekali operasional, terutama di TPA karena itu satu-satunya alat yang kita pergunakan untuk pemindahan sampah dan penimbunan tanah,” kata Sumardi di Kawasan Komplek Sentana, Rabu 15 April 2026.
| Baca juga: Warga Entikong Apresiasi Edukasi Bea Cukai |
Ia mengungkapkan, sebagai langkah darurat, pihaknya mengerahkan sekitar 30 personel untuk melakukan kerja bakti memindahkan sampah dari area landasan ke bagian bawah. Upaya ini dilakukan agar aktivitas pengelolaan sampah tetap berjalan meski tanpa dukungan alat berat.
“Namun kemarin sudah kita antisipasi dengan mengerahkan sekitar 30 personel untuk kerja bakti memindahkan sampah yang ada di dekat landasan ke bawah,” ungkapnya.
Sumardi menambahkan, keterbatasan alat menjadi tantangan serius mengingat kondisi anggaran yang terbatas hingga beberapa tahun ke depan. Dikatakan, pihaknya akan kesulitan untuk melakukan pengadaan alat berat di situasi saat ini.
“Kondisi anggaran kita dari tahun 2025 sampai 2027 diprediksi akan sangat terbatas, apalagi untuk pengadaan alat berat," ungkapnya.
Sumardi berharap, adanya perhatian dari pihak terkait untuk bantuan operasional di lapangan. Selain itu, ia juga mengharapkan adanya bantuan CSR dari pihak swasta di Sanggau dalam pengadaan alat baru nantinya.
“Kami berharap ke depan ada solusi dari pimpinan atau bantuan operasional dari instansi lain, termasuk kemungkinan bantuan CSR dari pelaku usaha di Sanggau,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....