Ribuan Ikan di Sungai Saeh Mati Mendadak
- 01 Apr 2026 13:51 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Ribuan ikan ditemukan mati mendadak di Sungai Saeh, wilayah Kecamatan Noyan dan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Temuan tersebut membuat warga bantaran Sungai Saeh kaget dan curiga kejadian itu karena paparan limbah pabrik kelapa sawit disekitarnya.
Salah seorang warga, Yudet mengatakan, ikan terlihat mengambang dan mati sejak beberapa hari terakhir. Dia menuturkan, matinya ikan-ikan itu disertai dengan perubahan penampakan air sungai yang mulai berbau dan berminyak.
“Saya kaget dan heran juga, tiba-tiba banyak ikan mati di Sungai Saeh, airnya kayak berminyak dan bau,” kata Yudet, Rabu 1 April 2026.
Warga lainnya, Abel menyebut, kejadian itu mengundang perhatian masyarakat. Warga mulai berdatangan untuk mengambil ikan yang mati dan mengambang di Sungai Saeh.
“Ramai mereka ambil ikannya, besar-besar yang mati, dari pagi banyak sekali, tidak tahu mati karena apa, kami takut ikut ngambilnya,” ungkap Abel.

Sementara itu, Kepala Adat Dusun Melenggang, Kecamatan Sekayam, Falentinus Andon menyampaikan, air Sungai Saeh saat ini terlihat seperti tercemar limbah. Menurut dia, air sungai tersebut keruh, mengeluarkan aroma khas dan berminyak.
“Kami sudah cek ke lokasi, airnya bau dan berminyak, mirip limbah. Ikan mati juga tidak seperti biasanya, diduga akibat limbah sawit dari pabrik,” ucap Valentinus Andon.
Dia menduga, air sungai ini sudah tercemar limbah dari aktivitas sejumlah pabrik kelapa sawit yang berada di hulu Sungai Saeh. Falentinus mendesak aparat dan pemerintah setempat segera bertindak dan memastikan penyebab matinya ikan-ikan di Sungai Saeh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....