Tantangan Transformasi Perilaku Sanitasi di Kabupaten Sanggau
- 31 Mar 2026 19:00 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kabupaten Sanggau masih menghadapi tantangan besar dalam upaya mengubah perilaku masyarakat terkait kebiasaan Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Meskipun pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi, transisi menuju pola hidup bersih sepenuhnya masih membutuhkan usaha ekstra dan konsistensi di lapangan.
“Dari catatan kami bahwa akses terhadap fasilitas sanitasi di wilayah ini sebenarnya sudah cukup baik, yakni telah menjangkau sekitar 85 persen populasi. Namun, ketersediaan sarana tersebut ternyata belum menjamin perubahan perilaku masyarakat secara merata menuju status stop buang air besar sembarangan,” ujar Najori, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sanggau pada Selasa, 31 Maret 2026.
Najori mengungkapkan, kendala utama terletak pada pola pikir dan kebiasaan lama yang sulit ditinggalkan. Hingga saat ini, implementasi program Open Defecation Free (ODF) baru berhasil diwujudkan di sekitar 20 desa.
"Masih banyak masyarakat yang terbiasa buang air besar di sembarang tempat. Hal ini berdampak buruk terhadap kualitas lingkungan serta memicu kemunculan berbagai penyakit, terutama diare. Capaian tersebut menunjukkan bahwa masih banyak desa lain yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar standar kesehatan lingkungan dapat terpenuhi secara menyeluruh,” terangnya.
Menurut Najori, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan edukasi dan pengawasan yang berkelanjutan. Tanpa pemahaman yang mendalam mengenai bahaya sanitasi buruk, masyarakat cenderung akan kembali ke kebiasaan lama meski fasilitas telah tersedia.
“Dengan pemenuhan Pilar 1 dalam program sanitasi, yakni penghentian praktik BAB sembarangan, merupakan fondasi yang paling krusial. Pilar ini dianggap sebagai kunci utama dalam memutus mata rantai penularan wabah dan penyakit berbasis lingkungan yang dapat mengancam kesehatan masyarakat luas,” katanya.
Ia berharap, sinergi lintas sektor dapat terus diperkuat guna mempercepat pencapaian target ODF di seluruh desa di Kabupaten Sanggau. Kesadaran kolektif dari masyarakat sendiri tetap menjadi faktor penentu utama bagi keberhasilan jangka panjang program kesehatan lingkungan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....