Polisi Pantau Stok dan Distribusi BBM di Entikong
- 25 Mar 2026 20:13 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dalam kondisi aman setelah dilakukan pemantauan oleh Polsek Entikong. Pemantauan polisi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga situasi tetap kondusif.
Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring mengatakan, pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan distribusi, terutama menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan. Pengawasan ini dinilai penting, karena Entikong merupakan daerah lintas negara yang memiliki dinamika kebutuhan BBM cukup tinggi.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Entikong tetap aman serta distribusinya berjalan lancar. Selain itu, kami ingin mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas, terutama menjelang momen tertentu yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan BBM di wilayah perbatasan,” ujar AKP Donny Sembiring, Rabu 25 Maret 2026.
Dari hasil pemantauan di lapangan, lanjutnya, stok BBM di SPBU Entikong masih mencukupi dan seluruh jenis bahan bakar tersedia sesuai kebutuhan masyarakat. Operasional SPBU juga berjalan normal tanpa kendala berarti selama jam pelayanan berlangsung.
“Dari hasil pantauan di lapangan, stok BBM di SPBU Entikong saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Seluruh jenis BBM tersedia dan operasional SPBU berjalan normal sehingga kebutuhan masyarakat masih dapat terpenuhi dengan baik,” kata Donny.
Selain memastikan ketersediaan, polisi juga mengawasi kemungkinan adanya pembelian dalam jumlah tidak wajar yang dapat memicu kelangkaan. Namun hingga saat ini, situasi di lapangan terpantau stabil tanpa adanya antrean panjang maupun panic buying.
“Sampai saat ini kami tidak menemukan adanya indikasi panic buying maupun penimbunan. Aktivitas pengisian BBM berjalan seperti biasa, tidak ada antrean panjang dan tidak ada pembelian dalam jumlah yang mencurigakan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....