Warga Sanggau Diminta Pilah Sampah sebelum Masuk TPA

  • 09 Mar 2026 13:17 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menilai, persoalan sampah merupakan isu besar yang tidak hanya terjadi di daerah tertentu di Indonesia, tetapi juga menjadi tantangan global. Pemerintah Kabupaten Sanggau pun berupaya memperkuat pengelolaan sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional di bidang lingkungan.

“Persoalan sampah ini bukan hanya persoalan pada titik tertentu di Indonesia, bahkan di dunia kan, persoalan sampah ini persoalan yang sangat menjadi momok bagi dunia,” ujar Yohanes Ontot, Senin 9 Maret 2026.

Ontot mengatakan, kebijakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat menjadi dasar penting dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah di daerah. Salah satu kebijakan tersebut adalah gerakan Indonesia Asri yang mendorong tata kelola sampah yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Implementasi itu pasti terkait dengan bagaimana tata kelola sampah itu mulai dari rumah tangga sampai ke TPA,” katanya.

Ia menjelaskan, salahsatu tantangan besar dalam pengelolaan sampah muncul ketika sampah telah sampai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini terjadi karena tidak semua daerah, termasuk Kabupaten Sanggau, sepenuhnya siap memenuhi standar pengelolaan sesuai ketentuan undang-undang.

“Kalau kita lihat di lapangan, memang ada banyak jenis sampah yang seharusnya tidak sampai ke TPA karena seharusnya sudah dipilah sebelumnya,” jelas Yohanes Ontot.

Karena itu, Ontot menyebut upaya pemilahan sampah sejak dari sumbernya menjadi langkah strategis yang perlu diperkuat. Selain mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, pemilahan dan daur ulang juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat jika dikelola dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....