Sanggau Potensial Tingkatkan Produksi Jagung Lokal
- 08 Mar 2026 12:22 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau menilai peluang peningkatan produksi jagung di daerah masih terbuka luas. Kepala DKPTPHP Kabupaten Sanggau, Kubin menyampaikan, ketersediaan lahan, bibit, serta dukungan pemerintah menjadi modal penting untuk memperkuat produksi jagung lokal.
“Kalau kita mengekspor jagung ke luar negeri bisa saja, yang penting disiapkan dari awal dan direncanakan dengan baik,” kata Kubin di Dusun Engkayuk, Minggu 8 Maret 2026.
Ia mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian selama ini telah mendukung pengembangan komoditas jagung melalui penyediaan bibit serta pupuk subsidi bagi para petani. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produksi jagung di daerah.
“Kita memiliki lahan, bibit juga tersedia dan tenaga kerja cukup, sehingga sebenarnya peluang untuk meningkatkan produksi jagung ini sangat terbuka,” ungkapnya.
Kubin menambahkan, peningkatan produksi jagung juga perlu didukung pemanfaatan teknologi pertanian, terutama dalam proses pengolahan lahan dan pengairan. Menurutnya, penggunaan alat mesin pertanian dapat membuat pekerjaan petani menjadi lebih efisien dibandingkan metode manual.
“Kalau menggunakan mesin, satu hektar lahan bisa diolah lebih cepat dan efisien, berbeda kalau masih manual yang membutuhkan tenaga dan waktu lebih lama,” jelasnya.
| Baca juga: DKPTPHP Pastikan Stok Pangan Sanggau Aman |
Ia menyebutkan, pemerintah pusat juga telah menyalurkan bantuan sarana pendukung seperti pompa air untuk membantu proses penyiraman lahan pertanian. Meski belum seluruh kelompok tani menerima bantuan tersebut, Ia berharap ke depan dukungan tersebut dapat terus diperluas.
“Memang belum semua kelompok tani mendapatkannya, tetapi mudah-mudahan ke depan bisa semakin banyak yang menerima bantuan tersebut,” ungkapnya.
Kubin menambahkan, peningkatan produksi jagung diharapkan mampu memenuhi kebutuhan lokal yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Saat ini produksi jagung lokal di Kabupaten Sanggau baru berkisar antara 8 hingga 12 persen dari total kebutuhan.
“Harapannya dengan berbagai gerakan penanaman jagung yang dilakukan, produksi lokal bisa meningkat hingga 17 atau bahkan 20 persen untuk memenuhi kebutuhan daerah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....