Timpora Entikong dan Sekayam Perkuat Pengawasan Orang Asing

  • 05 Mar 2026 19:53 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Aktivitas perlintasan orang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau kembali mendapat perhatian serius. Tindak lanjutnya, Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kecamatan Entikong dan Sekayam menggelar rapat koordinasi untuk memperketat pengawasan aktivitas warga negara asing di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia pada Kamis, 5 Maret 2026.

Kepala Kantor Imigrasi Entikong, Fitra Izharry mengungkapkan, tingginya arus keluar masuk orang perbatasan Sanggau membutuhkan pengawasan terpadu. Kabupaten Sanggau, khususnya Entikong dan Sekayam, memiliki potensi besar sebagai jalur masuk orang asing yang harus diawasi secara ketat dan terukur.

“Lalu lintas orang di Entikong sangat tinggi dan itu tidak bisa diawasi sendiri. Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci agar pengawasan berjalan efektif, cepat, dan responsif,” kata Fitra usai rakor Timpora di Entikong.

Ia menekankan, keberadaan orang asing sebagai wisatawan maupun pekerja harus tetap menghormati aturan keimigrasian. Pengawasan dilakukan bukan untuk menghambat aktivitas legal, melainkan memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai regulasi dan tidak mengancam stabilitas keamanan.

Rapat Timpora Entikong dan Sekayam di Kantor Imigrasi Entikong, Kamis 5 Maret 2026. (Foto: RRI/Rangga).

Dalam rapat tersebut, Timpora memetakan potensi kerawanan, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal, praktik tenaga kerja asing tanpa izin, hingga potensi penyelundupan manusia melalui jalur tidak resmi. Pertukaran data intelijen dan patroli gabungan lintas sektor menjadi strategi konkret yang disepakati.

"Sangat penting koordinasi yang dilakukan tim ini, sekecil apapun informasi terkait keberadaan orang asing di wilayah Indonesia perlu di tindaklanjuti," ujarnya.

Fitra menjelaskan, peran masyarakat perbatasan juga mendapat sorotan sebagai bagian dari sistem deteksi dini. Warga diminta aktif melaporkan keberadaan orang asing yang mencurigakan agar aparat dapat bergerak cepat sebelum terjadi pelanggaran yang lebih luas.

"Melalui penguatan koordinasi berkelanjutan, Timpora Entikong dan Sekayam, kami harap, pengawasan orang asing di wilayah perbatasan semakin solid dan adaptif. Di tengah tingginya dinamika lintas batas, negara hadir memastikan keamanan tetap terjaga tanpa menghambat denyut ekonomi masyarakat perbatasan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....