Imlek Harmoni Perkuat Kebersamaan

  • 10 Feb 2026 18:51 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Perayaan Imlek merupakan tradisi budaya masyarakat Tionghoa yang dirayakan setiap tahun di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Imlek menjadi hari besar budaya yang sarat makna kebersamaan, rasa syukur, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

“Imlek ini adalah perayaan tradisi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, bukan perayaan umat tertentu, tetapi warisan budaya yang terus dijaga dan dirayakan,” ungkap Heri Wijaya Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau, Selasa 10 Februari 2026.

Ia menyebut, perayaan Imlek pada umumnya diramaikan dengan berbagai atraksi budaya seperti barongsai, pemasangan lampion, serta pesta kembang api saat malam pergantian tahun. Tradisi tersebut menjadi simbol suka cita dalam menyambut tahun baru Imlek dari generasi ke generasi.

“Tahun ini kami mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara dan merayakannya secara sederhana tanpa menghilangkan makna Imlek itu sendiri,” ungkapnya.

Heri menilai kesederhanaan menjadi bentuk empati dan kebersamaan dalam situasi sosial yang tengah dihadapi masyarakat, Imlek juga dimaknai sebagai momentum refleksi diri atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui. Pergantian tahun baru Imlek diharapkan membawa semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

“Makna utama Imlek adalah rasa syukur karena satu tahun telah dilewati dan harapan agar tahun yang akan datang membawa kebaikan bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Melalui perayaan Imlek 2026, Heri mengajak masyarakat untuk memperkuat toleransi dan saling menghargai keberagaman budaya. Harmoni Imlek Nusantara diharapkan menjadi simbol persatuan serta wujud nyata hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....