Toleransi Imlek 2026,CGM Siapkan Cap Go Meh

  • 10 Feb 2026 12:12 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Perayaan Imlek 2026 di Kabupaten Sanggau direncanakan akan berlangsung meriah dengan mengedepankan nilai toleransi dan kebersamaan lintas etnis. Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum tradisi masyarakat Tionghoa, tetapi juga dikemas sebagai festival budaya yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Ketua CGM 2026 Hariyanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat persiapan dan mulai merancang rangkaian kegiatan Cap Go Meh 2026. Dalam perencanaan tersebut, panitia terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait serta pihak keamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib.

“Kami sudah melakukan rapat dan mulai merencanakan perayaan Cap Go Meh tahun 2026, termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak keamanan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Hariyanto dalam Dialog Entikong Menyapa, Selasa 10 Februari 2026.

Hariyanto menjelaskan bahwa pusat kegiatan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Kabupaten Sanggau akan di tempatkan pada Jalan Kartini Sanggau Kapuas. Berbagai atraksi budaya telah disiapkan, di antaranya pagelaran barongsai dan naga, atraksi tatung, serta pentas seni budaya yang melibatkan berbagai komunitas.

Menurutnya, perayaan Imlek tahun ini mengusung konsep kolaborasi lintas etnis, di mana keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Hal tersebut mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang telah lama terjaga di Kabupaten Sanggau.

“Perayaan Imlek 2026 ini kami kemas sebagai festival budaya, bukan hanya milik satu etnis atau satu agama saja, tetapi menjadi ruang bersama untuk merayakan keberagaman,” ujarnya.

Hariyanto berharap perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 dapat menjadi ajang mempererat persaudaraan antarumat dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dan menjaga suasana kondusif selama pelaksanaan kegiatan.

“Melalui perayaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan budaya dapat menjadi jembatan pemersatu bagi seluruh masyarakat,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....