Bahaya Kurang Vitamin A Ancam Masa Depan Anak
- 06 Feb 2026 21:43 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID,Entikong - Kekurangan vitamin A pada anak masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan seperti Entikong. Dampak dari kondisi ini tidak main-main karena dapat merusak sistem imun serta menurunkan kualitas hidup anak secara permanen.
Mikael Kurniawan, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku di Puskesmas Entikong, bahwa vitamin A adalah elemen kunci dalam pertumbuhan sel dan kekurangan nutrisi mikro ini sering kali menjadi pintu masuk bagi penyakit komplikasi seperti campak, diare akut, hingga gangguan pernapasan yang berat. Perilaku masyarakat dalam memilih jenis makanan bagi anak menjadi faktor penentu utama dalam mencegah terjadinya defisiensi ini.
Dampak yang paling ditakuti dari kurangnya vitamin A kata Mikael adalah kerusakan pada kornea mata yang bisa menyebabkan kebutaan total. Kondisi ini biasanya diawali dengan gejala rabun senja, di mana anak kesulitan melihat dalam kondisi cahaya redup atau sore hari.
"Dampak kekurangan vitamin A sangat fatal karena merusak sistem imun dan meningkatkan risiko kematian anak," ujar Mikael Kurniawan dalam program Dialog Entikong menyapa, Jumat 6 Februari 2026.
Lebih lanjut kata Mikael, selain masalah penglihatan, defisiensi ini juga memiliki kaitan erat dengan risiko stunting atau terhambatnya pertumbuhan fisik pada anak-anak. Vitamin A sangat dibutuhkan untuk diferensiasi sel yang mendukung kepadatan tulang dan perkembangan jaringan otot yang sehat dan kuat.
Oleh sebab itu, Puskesmas Entikong kini terus menggencarkan promosi kesehatan untuk mengubah perilaku orang tua dalam memberikan asupan makanan harian yang lebih bergizi. Penggunaan pangan lokal yang kaya vitamin A, seperti wortel, labu kuning, dan pepaya, sangat disarankan karena mudah didapat dan terjangkau.
Ia menambahkan, pemberian kapsul vitamin A setiap bulan Februari dan Agustus di Posyandu tetap menjadi program strategis yang harus diikuti oleh seluruh warga. Mikael Kurniawan dan tim kesehatan terus menyisir wilayah-wilayah terpencil untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan dosis perlindungan penting ini.
Mikael menyampaikan, kesehatan anak adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kemajuan bangsa dan negara di masa yang akan datang. Oleh sebab itu kami mengajak masyarakat lebih peduli terhadap asupan nutrisi mikro dengan memastikan piring makan anak selalu berisi menu yang seimbang dan beragam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....