Sanggau Catatkan Dua Kasus Positif Rabies
- 06 Feb 2026 20:20 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kasus rabies di Kabupaten Sanggau hingga saat ini masih menunjukkan angka yang tinggi, khususnya Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR). Rata-rata laporan GHPR Kabupaten Sanggau yang diterima mencapai dua hingga tiga kasus gigitan per hari, bahkan bisa lebih.
“Kasus gigitan di Kabupaten Sanggau sampai hari ini masih tinggi, rata-rata dua sampai tiga kasus per hari berdasarkan laporan,” ujar Ambius Anton, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunnak Sanggau, Jumat 6 Februari 2026.
Perkembangan terbaru menunjukkan adanya kasus rabies positif di Kecamatan Sekayam, tepatnya di Desa Pengadang. Kasus tersebut ditemukan sehari sebelumnya dan telah dikonfirmasi melalui uji sampel di laboratorium provinsi.
“Kemarin kita temukan kasus gigitan di Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, dan hasil uji sampel di laboratorium provinsi dinyatakan positif rabies,” kata Ambius Anton.
Anton menjelaskan, penanganan rabies masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait lalu lintas hewan. Pergerakan ternak dan hewan kesayangan dinilai belum mampu dikendalikan secara optimal oleh pemerintah daerah.
“Pemilik hewan kesayangan sering tidak melapor, bahkan hewannya berasal dari kecamatan atau daerah lain, sehingga sulit membendung pemasukan hewan dan semakin sulit ditangani jika sudah liar,” jelasnya.
Sementara itu, tata laksana terhadap korban GHPR menjadi ranah Dinas Kesehatan dan hingga kini dinilai berjalan dengan baik di seluruh Puskesmas. Untuk pencegahan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau juga telah melaksanakan vaksinasi rabies di Kuala Dua dan merencanakan kegiatan serupa di Kecamatan Bonti pada pekan berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....