BPBD Sanggau Ingatkan Potensi Karhutla di Bulan Februari
- 03 Feb 2026 17:42 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kabupaten Sanggau mulai memasuki periode rawan kebakaran hutan dan lahan seiring minimnya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan bencana jika tidak diantisipasi sejak dini.
Kepala Seksi Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro, menyampaikan pihaknya terus memantau perkembangan iklim berdasarkan data resmi dari BMKG. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.
“Berdasarkan informasi iklim dasarian satu yang kami terima dari BMKG Stasiun Supadio Pontianak, dari tanggal 1 sampai 10 Februari 2026 Kabupaten Sanggau mendapatkan curah hujan yang sangat sedikit atau berada di bawah 50 milimeter dasarian. Kondisi ini menunjukkan wilayah Sanggau tengah berada pada fase cuaca kering," ungkap Hendro dalam Obrolan Kentongan RRI Entikong, Selasa 3 Februari 2026.
Hendro menjelaskan, meski hujan ringan sempat turun di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Kapuas Sanggau, dengan durasi yang singkat. Namun hujan tersebut belum cukup untuk menurunkan risiko kebakaran hutan dan lahan secara signifikan.
“Nah, walaupun hari ini ada hujan kurang lebih tujuh menitan, pada dasarnya satu minggu ke depan seluruh wilayah Kabupaten Sanggau masih memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan jika kita semua kurang peduli dan waspada,” ujarnya.
Hendro menekankan adanya periode waktu yang dinilai sangat rawan dalam beberapa hari ke depan. Peningkatan titik panas diperkirakan akan terjadi seiring makin berkurangnya curah hujan.
“Tanggal 7 sampai 10 Februari ini merupakan tanggal-tanggal yang riskan karena titik panas akan semakin meningkat dan curah hujan semakin sedikit, ditambah melemahnya siklus La Nina," jelasnya.
Selain ancaman karhutla, kata Hendro, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bencana lain seperti kekeringan dan dampak kesehatan. Melalui peran aktif dan kepedulian bersama, Hendro harapkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan dapat berjalan optimal sehingga risiko bencana di Kabupaten Sanggau dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....