Potensi Karhutla Meningkat di Sanggau Akhir - Akhir Ini

  • 03 Feb 2026 17:29 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau kian meningkat seiring cuaca kering yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Berkurangnya curah hujan menjadi faktor utama yang memicu meningkatnya risiko kebakaran, terutama di kawasan rawan.

Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan intensif di sejumlah titik rawan karhutla. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan upaya pencegahan sejak dini sebelum kebakaran meluas.

Kasi Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi karhutla di musim kemarau. Menurutnya, deteksi dini dan respons cepat sangat menentukan keberhasilan pencegahan.

“Kami terus meningkatkan patroli, sosialisasi kepada masyarakat, serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Hendro dalam Obrolan Kentongan RRI Entikong, Selasa 3 Februari 2026.

Ia mengakui, praktik pembakaran lahan masih menjadi ancaman serius di lapangan. Aktivitas tersebut berpotensi memicu kebakaran besar yang berdampak pada kesehatan masyarakat, lingkungan, hingga aktivitas ekonomi.

“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Kami mengimbau agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena risikonya sangat besar dan sulit dikendalikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam rangka memperkuat upaya pencegahan, BPBD Sanggau juga mempererat koordinasi bersama TNI, Polri, pemerintah desa, serta relawan kebencanaan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran di lapangan.

Selain itu, kata Hendro masyarakat diminta berperan aktif dengan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda awal kebakaran, seperti asap atau titik api di sekitar lingkungan mereka. Pemilik lahan yang melakukan pembersihan lahan dengan cara di bakar agar memastikan kondisi aman dan tidak merambat.

“Pencegahan karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kewaspadaan dan kepedulian semua pihak, kita dapat melindungi lingkungan serta keselamatan masyarakat dari ancaman kebakaran,” terang Hendro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....