Menjelang Ramadan, Umat Muslim Diimbau Segera Mengqadha Puasa

  • 02 Feb 2026 20:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Persiapan menyambut Ramadan tidak hanya kesiapan fisik dan mental, tetapi juga menyelesaikan kewajiban puasa tertinggal pada tahun sebelumnya. Saat ini, masih tersedia waktu yang dapat dimanfaatkan sebelum Ramadan tiba.

“Bagi perempuan yang meninggalkan puasa karena haid maupun kendala lainnya, masih terdapat waktu untuk membayar hutang puasa,” ujar Qomar Laela, Pengawas Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Sanggau, dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Entikong, Senin 2 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kewajiban mengganti puasa tidak hanya berlaku bagi perempuan. Kaum laki-laki pun dimungkinkan memiliki hutang puasa, khususnya bagi yang membatalkan bukan karena uzur syar’i permanen.

“Ini berlaku bagi orang yang masih sehat akalnya dan bukan dalam kondisi sakit berat yang kecil harapan untuk sembuh,” jelasnya.

Sementara itu kata Qomar, bagi orang yang mengalami sakit menahun dan tidak mampu lagi mengganti puasa, ada alternatif lainnya. Islam memberikan keringanan berupa pembayaran fidyah sebagai pengganti qadha puasa.

“Untuk orang sakit yang tidak mampu mengganti puasa, maka cukup dengan membayar fidyah,” terangnya.

Adapun untuk anak-anak, Qomar menegaskan bahwa belum ada kewajiban qadha puasa. Kewajiban berpuasa baru berlaku setelah seseorang mencapai usia akil baligh.

“Kalau laki-laki, rata-rata pada usia 15 tahun sudah diwajibkan puasa. Jika masih di bawah usia tersebut, maka belum ada ketentuan kewajiban,” ujarnya.

Sedangkan bagi perempuan, terdapat dua ketentuan dalam menentukan akil baligh. Selain berdasarkan usia 15 tahun, tanda biologis berupa datangnya haid juga menjadi penanda.

“Jika sudah datang haid, maka sudah berlaku ketentuan kewajiban puasa dan qadha. Ini disebut baligh secara biologis,” kata Qomar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....