Desa Bebas BAB Sembarangan di Sanggau Baru 22
- 21 Jan 2026 14:20 WIB
- Entikong
Foto:
Baru 21 Persen Desa di Sanggau ODF
RRI.CO.ID, Entikong - Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat dari 163 desa dan 6 Kelurahan, 22 desa atau 13 persen yang sudah diverifikasi Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan.
"Jadi masih tersisa 140 desa yang memerlukan intervensi lebih lanjut, kelurahannya 6 yang belum ODF," kata Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Stepanus Jonedi saat menyampaikan laporan evaluasi ODF 2025 dan rencana aksi tahun 2026, Rabu 21 Januari 2026.
Stepanus menyampaikan, ada beberapa catatan yang menjadi kendala dalam mewujudkan Kabupaten Sanggau bebas buang air besar sembarangan. Pertama, keterbatasan akses jamban sehat.
"Masih ada masyarakat yang menggunakam jamban tidak layak bahkan tidak memiliki jamban sama sekali," ujarnya.
Kedua, lanjutnya, rendahnya kesadaran masyarakat. Ketiga, minimnya dukungan dana khususnya untuk sanitasi karena tidak semua desa mengalokasikan anggarannya untuk pembangunan sanitasi dan promosi kesehatan lingkungan.
"Keempat, kurangnya tenaga pendamping dan tenaga sanitarian dan kader kesehatan di desa-desa yang menjadi hambatan dalam edukasi dan monitoring perilaku," ucapnya.
Kelima, belum optimalnya keterlibatan lintas sektor untuk bersinergis dan terintegrasi dalam pencapaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama yakni stop buang air besar sembarangan. "Rapat evaluasi percepatan ODF 2025 dan rencana aksi 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen bersama mendukung program pemerintah menuju universal akses sanitasi hingga tahun 2030," sambungnya. (Abang Indra).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....