Gawai Dayak Munjong Raya, Ini Pesan Bupati Sanggau

  • 24 Jun 2025 14:51 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Bupati Sanggau Yohanes Ontot menghadiri gawai dayak Mujong Raya di rumah betang Monggo Tapis Desa Sejotang Kecamatan Tayan Hilir. Acara yang dirangkai dengan pengukuhan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Tayan Hilir itu sebagai salah satu misi pembangunan Kabupaten Sanggau yang sekaligus sebagai misi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030 diantaranya melestarikan adat budaya dan lingkungan hidup yang bermartabat.

“Gawai “Munjong Raya” sebagai salah satu kearifan lokal diharapkan mampu memberikan contoh dalam pelestarian adat, tradisi dan budaya, menjaga ekosistem alam, mengelola sumber daya dan mengembangkan ekonomi hijau dan bisa menjadi praktik budaya yang ramah lingkungan,” kata Bupati Yohanes Ontot, Selasa (24/6/2025).

Ontot menyampaikan pesan, penyelenggaraan acara gawai ini diharapkan dapat berdampak pada perekonomian masyarakat sehingga dapat juga meningkatkan kesejahteraan dan memajukan masyarakat. Hal ini sejalan dengan Visi Bupati dan Wakil Bupati Sanggau terpilih yaitu Sanggau Maju, Berkelanjutan dan Berkeadilan.

“Pengukuhan dan pelantikan DAD Kecamatan Tayan Hilir; sebuah lembaga yang menjadi tiang penyangga budaya dan jati diri masyarakat Dayak.” ujarnya.

Dikatakan Ontot, DAD bukan hanya sekadar lembaga seremonial. DAD adalah penjaga martabat, pelindung nilai-nilai luhur, dan benteng terakhir kearifan lokal Dayak di tengah arus zaman yang terus berubah.

Menurutnya, DAD memegang amanat besar untuk melestarikan dan mengembangkan adat istiadat serta budaya Dayak, menyelesaikan persoalan adat dan menjaga harmoni sosial. DAD sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah, menjaga persatuan dan memperkuat identitas suku Dayak serta merawat keberagaman dalam satu payung besar Dayak yang beradab dan bermartabat.

“Hari ini adalah awal dari tanggung jawab besar. Jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah adat, oleh karena itu, laksanakan tugas dengan bijak, adil, jujur, dan teguh pada prinsip Basengat Ka’ Jubata dan hiduplah dalam contoh teladan,” ucapnya.

Yohanes Otot berpesan agar kehadiran masyarakat Sanggau bukan sebagai pribadi-pribadi yang terpisah, tapi sebagai satu rumpun, satu suku, satu keturunan yang bersatu oleh adat, budaya dan tanah leluhur. Untuk itu, dia mengajak untuk menjaga nilai-nilai ini, dan tidak membiarkan adat hanya menjadi tontonan.

“Dengan semangat Munjong Raya, marilah terus kita jaga kedamaian, nilai kebersamaan, tolong-menolong dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mari kita jaga dan lestarikan adat, tradisi dan budaya sebagai warisan leluhur dan identitas mulia kita. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Penompa-Jebata, selalu memberkati dan memberi rejeki berlimpah kepada kita semua,” pungkasnya. (Kontributor: Abang Indra)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....