Petani Perbatasan Berhasil Kembangkan Ubi Varietas Cilembu
- 27 Jan 2025 15:48 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Ubi varietas Cilembu cukup potensial dikembangkan diluar daerah asalnya, seperti di daerah Balai Karangan Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.Hasil penanaman perdana yang dilakukan petani Mitra Batas, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam menghasilkan 15,7 kilogram atau dalam 1 hektare bisa menghasilkan kurang lebih 22 ton.
“Hasil panen dari ubi varietas cilembu yang kita budidayakan di lahan semi intensif daerah perbatasan, cukup memuaskan hampir menyamai tempat asalnya baik dari berat dan kualitas umbinya,” ungkap Yohanes Purwanto, Petani Mitra Batas, Senin (27/1/2025).
Ia menyebut, sistem pengolahan lahan dalam bentuk demonstration plot (demplot) atau bentuk bedengan semi intensif dan lebih banyak mengandalkan pupuk organik dari kotoran ternak. Sementara bibit didatangkan langsung dari daerah asal di Jawa Barat dan sudah melalui penyesuaian lahan tanam sebelumnya.
“Sebelumnya sempat khawatir, dalam tanam perdana tanaman ubi jalar varietas madu, yang hasilnya kurang maksimal karena pengaruh cuaca, tidak seperti cilembu ini, hasilnya sangat memuaskan dan cukup laku di pasaran,” katanya.
Untuk lahan seluas 500 meter persegi yang tengah panen saat ini, kata Yohanes, bisa menghasilkan 1,2 ton dengan 70 persen ubi cilembu kualintas A dan 30 persen kualitas B dalam komposisi ukuran. Pasaran ubi cilembu dari petani Rp10.000 perkilogramnya, namun sebagian rencana akan diolah ubi oven sebelum dipasarkan ke konsumen.
“Dengan kualitas ubi yang cukup bagus ini, kita akan coba untuk di olah ke produk siap konsumsi, untuk meningkatkan nilai ekonomisnya, ya hitung-hitung menambah penghasilan petani,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....