Hikmah Halal Bihalal Pererat Silaturahmi

  • 25 Mar 2026 21:22 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Tradisi halal bihalal menjadi momentum penting bagi umat Islam setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul bersama keluarga dan kerabat, tetapi juga sarana untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan sosial antar sesama dalam kehidupan bermasyarakat.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kapuas, Galuh Kurnianingsih, dalam program Obrolan Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Rabu 25 Maret 2026 menjelaskan bahwa halal bihalal memiliki makna yang sangat mendalam dalam kehidupan umat Islam. Tradisi ini menjadi bagian dari budaya yang terus dijaga dan dilestarikan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Halal bihalal memiliki hikmah sebagai momentum untuk saling memaafkan dan membersihkan hati setelah menjalani ibadah Ramadhan, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi di tengah masyarakat,” ungkap Galuh.

Menurutnya, kegiatan halal bihalal juga menjadi kesempatan yang baik untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang selama ini. Melalui momen tersebut, setiap individu diajak untuk membuka diri, saling memaafkan dengan tulus, serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama.

Ia menyampaikan bahwa menjaga silaturahmi merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan dan nilai pahala. Dengan mempererat hubungan antar sesama, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, serta saling menghargai satu sama lain.

Selain itu, halal bihalal juga kata Galuh, memiliki nilai sosial yang cukup tinggi dalam memperkuat kebersamaan di lingkungan masyarakat luas. Kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang baik, mempererat hubungan, serta meningkatkan rasa kepedulian antar sesama.

“Melalui halal bihalal, kita diingatkan pentingnya menjaga silaturahmi karena dapat memperkuat hubungan sosial dan menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Galuh berharap masyarakat dapat terus menjaga dan melestarikan tradisi halal bihalal sebagai bagian dari nilai kebersamaan yang positif di tengah kehidupan sosial. Dengan demikian, semangat saling memaafkan dan mempererat silaturahmi diharapkan dapat terus terjaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....