Peluang Tim Asia di Piala Dunia 2026 Meningkat

  • 08 Jun 2026 14:28 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Peluang negara-negara Asia untuk tampil di Piala Dunia 2026 dinilai semakin besar setelah adanya penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim. Kondisi ini membuat persaingan di kawasan Asia semakin terbuka dan memberi kesempatan bagi lebih banyak negara untuk bersaing di level dunia.

Penasehat Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Sanggau, Lewis dalam Podcast Bola RRI Entikong, Senin 8 Juni 2026 menyampaikan, sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia masih dianggap sebagai kekuatan utama sepak bola Asia. Pengalaman tampil di turnamen internasional serta kualitas pemain menjadi modal penting bagi negara-negara tersebut untuk kembali lolos ke putaran final.

“Peluang tim Asia di Piala Dunia 2026 sangat besar karena kualitas permainan mereka terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Lewi.

Menurutnya, selain negara langganan Piala Dunia, beberapa tim Asia lainnya juga mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan. Negara seperti Uzbekistan, Irak, hingga Yordania dinilai mampu memberikan kejutan dalam persaingan kualifikasi.

“Sekarang hampir semua negara Asia punya peluang karena pembinaan pemain muda mereka sudah semakin baik,” katanya.

Sementara itu, disebutkan Lewi, bahwa Timnas Indonesia juga mulai mendapat perhatian setelah menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa ajang internasional. Kehadiran pemain muda berbakat serta dukungan masyarakat menjadi kekuatan tambahan bagi Indonesia untuk bersaing di kawasan Asia.

“Tim yang mampu tampil stabil dan menjaga mental bertanding akan memiliki peluang besar untuk meraih tiket ke putaran final,” ungkapnya.

Dengan semakin berkembangnya kualitas sepak bola di Asia, kata Lewi, persaingan menuju Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung ketat dan menarik. Negara-negara Asia kini tidak hanya ingin tampil sebagai peserta, tetapi juga berupaya membuktikan kemampuan mereka di panggung sepak bola dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....