Puluhan Ribu Jiwa Sanggau Masuk Kategori Sangat Miskin

  • 06 Feb 2026 20:23 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Puluhan ribu jiwa di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, tercatat masuk dalam kategori desil 1 atau sangat miskin. Data tersebut berdasarkan pendataan terbaru yang dimiliki Dinas Sosial (Dinsos) P3AKB Kabupaten Sanggau. 

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin, Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau, Taufik Nurwidayat Zawawi menyampaikan, kategori desil 1 atau sangat miskin di wilayah Kabupaten Sanggau berjumlah sekitar 25.099 jiwa. Jumlah ini merupakan kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan karena tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar secara layak.

“Jumlah warga yang masuk kategori sangat miskin mencapai sekitar 25.990 jiwa dari 8.306 keluarga. Seluruhnya tersebar di berbagai desa dan kecamatan wilayah Kabupaten Sanggau,” ujar Taufik, Jumat 6 Februari 2026.

Ia menjelaskan, data tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam merancang dan menyalurkan berbagai program bantuan sosial. Yang meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako, program bantuan tunai hingga pemberdayaan masyarakat. 

“Masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 ini mendapatkan berbagai bantuan sosial dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan data riil dan pembaharuan dari lapangan,” ucap Taufik.  

Menurutnya, masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama. Di antaranya kondisi rumah yang tidak layak huni, rendahnya pendapatan, serta besarnya jumlah tanggungan keluarga.

Dinas Sosial Kabupaten Sanggau terus melakukan pemutakhiran data agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan warga yang benar-benar membutuhkan dapat terakomodasi dalam program bantuan.

“Harapannya, melalui berbagai bantuan sosial yang diberikan dan kolaborasi dari seluruh pihak terkait, kedepannya masyarakat yang masuk kategori desil 1 di Kabupaten Sanggau dapat ditekan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....