Atlet Tenis Meja Perbatasan Ini Ungkap Rahasia Pertahankan Prestasi
- 09 Jul 2026 20:44 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Menjadi juara adalah menjadi impian banyak atlet, namun mempertahankan prestasi justru menjadi tantangan yang lebih besar. Di balik deretan gelar yang diraih, konsistensi, disiplin, dan keteguhan hati menjadi modal utama yang terus dijaga agar mampu bersaing di setiap kejuaraan.
Atlet Tenis Meja Berprestasi asal Entikong, Kabupaten Sanggau, Muhammad Naufal Safaraz membagikan kisah perjalanan dan pengalamannya dalam menjaga performa sebagai atlet muda. Di usianya yang masih duduk di bangku kelas XI SMA, ia terus membagi waktu antara pendidikan dan latihan demi mewujudkan cita-citanya menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.
"Menurut saya sih kalau lebih sulit itu lebih sulit mempertahankan ya. Kalau sudah juara itu mempertahankan kejuaraan itu kadang ekspektasi orang lebih tinggi kepada kita," ujar Naufal dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Kamis 9 Juli 2026.
Naufal menjelaskan, setelah berhasil meraih gelar juara, tantangan yang dihadapi yakni ekspektasi masyarakat yang berharap dirinya terus meraih hasil terbaik. Kondisi tersebut menjadi motivasi sekaligus tekanan yang harus dikelola dengan baik agar tidak memengaruhi fokus ketika bertanding.
"Kalau saya menyikapi kekalahan yang sudah diharapkan orang itu ya, balik lagi ke rezeki. Yang penting kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan tetap belajar dari setiap pertandingan," katanya.
Diakuinya, setiap kali mengikuti pertandingan, dirinya selalu meminta rekaman video pertandingan untuk dijadikan bahan evaluasi. Dari tayangan tersebut, ia mempelajari kesalahan yang masih dilakukan sehingga dapat memperbaikinya dalam sesi latihan berikutnya agar kemampuan terus berkembang.
"Menurut saya, ingat tujuan awalnya buat apa kita latihan. Harus ada target supaya kita lebih semangat latihan dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal," jelasnya.
Ia berharap, semakin banyak generasi muda yang berani menekuni bidang yang mereka sukai dengan penuh kesungguhan tanpa mudah menyerah menghadapi proses. Konsistensi, disiplin, serta keberanian untuk terus belajar dari setiap kegagalan menjadi bekal penting agar prestasi tidak hanya diraih, tetapi juga mampu dipertahankan dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....