Mengenal Runner’s High, Euforia Setelah Berlari
- 30 Mei 2025 17:28 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Runner’s high adalah fenomena psikologis dan fisiologis yang dialami oleh sebagian pelari setelah melakukan aktivitas lari intens, biasanya dalam durasi menengah hingga panjang. Perasaan yang muncul berupa euforia, rileks, pikiran jernih, dan terkadang disertai dengan penurunan rasa sakit atau kelelahan. Meski sering digambarkan sebagai “bahagia yang luar biasa”, tidak semua pelari mengalaminya secara rutin.
Secara ilmiah, runner’s high terjadi karena tubuh melepaskan senyawa kimia seperti endorfin dan endokannabinoid saat berlari. Endorfin berperan dalam meredakan stres dan memberikan sensasi nyaman, sementara endokannabinoid, zat alami yang menyerupai kandungan dalam ganja, membantu menimbulkan rasa tenang dan puas. Keduanya bekerja sama menghasilkan kondisi mental yang ringan dan menyenangkan.
Menariknya, sensasi ini sering muncul saat seseorang melampaui titik lelah tertentu, seolah tubuh justru “membalas” dengan perasaan nyaman setelah perjuangan berat. Banyak pelari menyebut momen ini sebagai motivasi untuk terus kembali berlari, karena sensasi tersebut bisa terasa seperti “ketagihan secara positif”.
Namun, runner’s high juga punya sisi lain yang perlu diwaspadai. Perasaan euforia bisa membuat pelari mengabaikan batas tubuhnya, memaksakan diri, dan meningkatkan risiko cedera. Dalam beberapa kasus, pelari bisa mengalami overtraining karena mengejar sensasi ini secara berlebihan tanpa memberi waktu istirahat yang cukup.
Untuk menikmati runner’s high dengan aman, pelari disarankan untuk menjaga pola latihan yang seimbang, mengenali kondisi tubuh, dan tidak menjadikan sensasi ini sebagai satu-satunya tujuan berlari. Olahraga harus tetap dilihat sebagai bagian dari gaya hidup sehat, bukan sumber pelarian dari stres semata.
Fenomena runner’s high menunjukkan betapa kuatnya hubungan antara tubuh dan pikiran saat berolahraga. Meski tidak semua orang merasakannya, banyak yang setuju bahwa sensasi bahagia usai berlari menjadi alasan kuat untuk terus bergerak. Dengan latihan teratur dan pola hidup seimbang, manfaat fisik dan mental dari lari bisa diraih secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....