Penerbitan SPLP WNI di Sarawak Melonjak Tajam

  • 10 Des 2025 11:41 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching mencatat, adanya peningkatan signifikan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) selama tahun 2025 untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sarawak, Malaysia. Dalam periode sebelas bulan, sedikitnya 5.600 dokumen SPLP telah diterbitkan untuk membantu WNI yang membutuhkan kepulangan ke Indonesia.

Staf Teknis Imigrasi KJRI Kuching, Tri Hernanda Reza menyampaikan, lonjakan penerbitan SPLP mulai terlihat sejak pertengahan tahun 2025 dan terus bergerak naik hingga akhir tahun. Penerbitan SPLP ini diberikan kepada WNI tanpa dokumen yang hendak dipulangkan ke tanah air.

“Setiap bulan kami menerbitkan antara tiga ratus hingga enam ratus SPLP untuk WNI yang mengalami kendala dokumen selama berada di Sarawak,” ungkap Tri Hernanda Reza, Rabu (10/12/2025).

Ia menjelaskan, SPLP diberikan kepada WNI yang kesulitan memenuhi persyaratan dokumen dan perlu difasilitasi untuk kembali ke tanah air melalui jalur resmi. Sebagian besar SPLP diberikan bagi WNI bermasalah atau Pekerja Migran Indonesia yang di deportasi ke tanah air oleh pemerintah Malaysia.

Pelayanan penerbitan dokumen paspor dari Imigrasi KJRI Kuching bagi WNI di Sarawak. Foto: RRI/Rangga

Tri Reza mengungkapkan, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang berada di angka tiga ribuan, jumlah penerbitan SPLP tahun 2025 meningkat signifikan. Peningkatan tersebut merupakan dampak langsung dari intensifnya kegiatan penertiban pekerja asing nonprosedural yang dilakukan Pemerintah Malaysia.

“Sepanjang tahun 2023 hingga 2024, Pemerintah Malaysia di Sarawak gencar melakukan penertiban warga asing non prosedural, salah satunya yang terdampak penertiban itu warga Indonesia tanpa dokumen lengkap,” ujarnya.

Terkait dengan perlindungan WNI bermasalah di Sarawak, tambah Reza, KJRI Kuching memastikan layanan dokumen perjalanan tetap diprioritaskan. Hal ini agar setiap WNI mendapatkan perlindungan dan akses kepulangan secara aman ke tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....