Bahaya di Balik Kelezatan Konsumsi Pakis Hijau Berlebihan
- 27 Apr 2026 10:34 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID,Entikong - Pakis hijau merupakan salah satu sayuran liar yang populer di Indonesia namun, seperti banyak tanaman hutan lainnya, pakis mengandung senyawa kimia alami yang jika menumpuk di tubuh dapat menyebabkan efek samping yang merugikan. Gangguan pencernaan dan diare, Pakis hijau mengandung serat yang sangat tinggi.
Dalam porsi normal, serat membantu melancarkan pencernaan, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan perut kembung, gas, hingga diare. Selain itu, jika pakis tidak dicuci bersih atau dimasak setengah matang, bakteri yang menempel dapat menyebabkan keracunan makanan ringan.
Risiko defisiensi Vitamin B1 (Tiamin), beberapa jenis pakis diketahui mengandung enzim tiaminase. Enzim ini memiliki kemampuan untuk memecah vitamin B1 (tiamin) dalam tubuh, apabila mengonsumsi pakis dalam jumlah besar secara terus-menerus, enzim ini dapat menurunkan kadar vitamin B1 Anda, yang dalam jangka panjang berisiko menyebabkan kelelahan, kram otot, atau gangguan saraf.
Penumpukan senyawa karsinogenik (Ptaquiloside), beberapa penelitian pada tanaman paku-pakuan menunjukkan adanya senyawa ptaquiloside. Senyawa ini bersifat toksik dan berpotensi karsinogenik (pemicu kanker) jika dikonsumsi dalam jangka panjang dan dosis tinggi.
Masalah ginjal akibat Oksalat, seperti bayam, pakis hijau juga mengandung oksalat, senyawa ini jika dikonsumsi berlebihan dapat mengikat kalsium di dalam urin dan membentuk kristal kalsium oksalat, yang merupakan penyebab utama batu ginjal. Bagi individu yang memiliki riwayat gangguan ginjal, konsumsi pakis harus sangat dibatasi.
Cara mengurangi risiko kesehatan, agar tetap bisa menikmati pakis tanpa khawatir akan dampak buruknya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut. Pilih bagian muda, gunakan hanya bagian pucuk atau batang yang masih melingkar (muda), cuci di bawah air mengalir berkali-kali untuk menghilangkan bulu halus dan kotoran.
Rebus terlebih dahulu, sangat disarankan untuk merebus pakis dalam air mendidih selama dua dampai lima menit, lalu buang air rebusannya sebelum ditumis atau diolah lebih lanjut. Ini membantu melarutkan sebagian besar racun dan senyawa oksalat dan angan mengonsumsi pakis setiap hari.
Selingi dengan sayuran lain seperti kangkung, sawi, atau kacang panjang untuk menjaga keseimbangan nutrisi, dan kesimpulan yang di rekomendasikan bagi pencinta Pakis hijau tetaplah sayuran yang sehat jika dikonsumsi secara bijak dan diolah dengan benar. Kuncinya adalah moderasi nikmati kelezatannya tanpa membiarkannya menjadi menu tunggal dalam diet harian Anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....