Kabut Asap Makin Tebal, Ini Tips Mengatasinya

  • 29 Agt 2026 16:35 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang semakin tebal dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.

Saat kabut asap mulai menebal, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari olahraga berat di ruang terbuka. Langkah ini penting untuk mengurangi paparan partikel asap yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95, KN95, atau KF94, dan pastikan terpasang dengan baik. Kementerian Kesehatan menyebut penggunaan masker N95 dengan cara yang benar dapat membantu mengurangi gejala pernapasan akibat paparan asap kebakaran.

Masyarakat juga disarankan memantau kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau indeks kualitas udara secara rutin dan membatasi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

Di dalam rumah, upayakan pintu dan jendela tetap tertutup ketika konsentrasi asap di luar sedang tinggi. Namun, sirkulasi udara tetap perlu diperhatikan dan masyarakat dapat menyesuaikannya dengan kondisi kualitas udara di lingkungan sekitar.

Selain menjaga kondisi udara, masyarakat perlu mencukupi kebutuhan cairan dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Jika muncul keluhan seperti batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri dada, atau kondisi kesehatan memburuk, segera hentikan aktivitas dan periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menambah sumber asap dengan membakar sampah atau membuka lahan menggunakan api. Dengan mengurangi paparan asap, menggunakan perlindungan yang tepat, dan mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara serta karhutla, masyarakat dapat membantu menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....